Resmi meluncur, Asus Zenfone 6 punya kamera lipat dan laser fokus

Karena Zenfone 6 termasuk ke dalam smartphone premium, maka spesifikasi teknis yang diusungnya juga menggunakan komponen unggulan.

Resmi meluncur, Asus Zenfone 6 punya kamera lipat dan laser fokus Sumber: istimewa

Asus akhirnya secara resmi mengumumkan smartphone Zenfone 6. Dari sisi desain, ponsel ini tampil beda dibandingkan dengan sang pendahulunya, yakni Zenfone 5. Pasalnya, ponsel flagship tersebut dilengkapi dengan sistem kamera utama yang dapat terbuka hingga 180 derajat. Artinya, kamera belakangnya juga dapat digunakan untuk  selfie.

Karena Zenfone 6 termasuk ke dalam smartphone premium, maka spesifikasi teknis yang diusungnya juga menggunakan komponen unggulan. Dilansir dari Engadget (16/7), ponsel anyar buatan Asus tersebut ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 855 dan RAM hingga 8 GB. Penyimpanan internalnya tersedia hingga kapasitas 256 GB.


BACA JUGA

ASUS ROG Zephyrus tidak lagi buat anak sultan

Gandeng BMW Designworks, ini wajah baru laptop ASUS ROG Strix

Zephyrus GX701GXR semakin bertenaga berkat prosesor Intel terbaru


Asus menawarkan tiga slot yang masing-masing berguna untuk tempat kartu SIM 1, SIM 2, dan microSD. Dengan demikian kamu tidak perlu mengorbankan slot SIM 2 jika ingin menggunakan microSD. Tidak ketinggalan pula sepasang speaker, mikrofon ganda untuk meminimalisir gangguan bising saat kamu melakukan panggilan telepon, jack headphone dan NFC.

Layar Zenfone 6 hadir dengan ukuran 6,4 inci beresolusi FHD+ dengan teknologi panel LCD. Layar ini dilengkapi dukungan HDR10. Lantaran layar tersebut bukan OLED, maka sensor sidik jari tidak dibenamkan pada layarnya. Sensor sidik jari ponsel ini masih ditempatkan di panel belakang.

Baterai yang diusung Zenfone 6 memiliki kapasitas 5000 mAh. Tentu saja Asus menerapkan teknologi pengisian cepat (fast charging). Smartphone ini juga dilengkapi dengan reverse charging, artinya smartphone ini dapat mengisi ulang perangkat pintar lain.

Dari sisi kamera, Asus membekali kamera utama Zenfone 6 dengan resolusi 48 MP serta aperture f/1.79 yang didukung sistem laser fokus. Sedangkan kamera kedua memiliki sudut pandang lebar 125 derajat beresolusi 13 MP. Ya, kedua kamera ini berlokasi di modul lipat. Tidak lupa pula Asus menyematkan lampu flash LED.

Sayangnya tidak ada sistem optical image stabilization (OIS) untuk meredam getaran tangan saat merekam video atau foto. Dengan demikian Zenfone 6 hanya mengandalkan sistem electronic image stabilization (EIS). Perekaman videonya mendukung resolusi 4K pada 60 fps. Ada pula perekaman slow motion hingga 480 fps pada resolusi 720p. Karena kedua kamera itu dapat dijadikan sebagai kamera depan, maka keuntungan yang didapatkan adalah layar Zenfone 6 tidak menggunakan notch.

Modul kamera lipat tersebut disebut oleh Asus sebagai “liquid metal”. Mekanismenya menggunakan sistem motor yang bergerak mulus dua derajat per langkah. Seperti Oppo Find X, kamera ini dapat kembali ke tempat awal ketika ia jatuh. Asus mengklaim mekanisme kamera tersebut sudah melakukan pengujian hingga 100.000 buka-tutup secara terus menerus.

Sistem operasi yang digunakannya adalah Android 9 dengan basis antarmuka ZenUI 6. Smartphone ini dikatakan memiliki aplikasi pre-loaded paling sedikit di antara semua seri Zenfone. ZenUI 6 hadir dengan sistem akses navigasi stock, tema Dark Mode dan intelligent memory management demi meningkatkan kecepatan waktu yang dibutuhkan untuk memuat aplikasi. Tersedia pula dukungan Smart Key untuk mengaktifkan Google Assistant atau yang lainnya sesuai preferensi pribadi.

Karena Asus telah bergabung dengan program Android Q Beta Google, Zenfone 6 juga berada dalam daftar prioritas untuk pembaruan Android Q, diikuti dengan dukungan jaminan untuk Android R jika sudah tersedia.

Harga yang ditawarkan Asus untuk Zenfone 6 adalah mulai dari EUR499 (Rp8,2 juta) untuk versi RAM 6 GB dan penyimpanan 64 GB.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: