sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
Senin, 07 Jun 2021 08:42 WIB

Selain peringatan gempa, ponsel Xiaomi bisa pantau aktivitas seismik

Smartphone Xiaomi di masa mendatang akan memiliki teknologi pemantau aktivitas seismik bumi secara real-time.

Selain peringatan gempa, ponsel Xiaomi bisa pantau aktivitas seismik
Source: Xiaomi

Xiaomi pertama kali mengintegrasikan peringatan gempa pada ROM MIUI kustom untuk smartphone dan smart tv pada tahun 2010 lalu. Fitur ini merupakan kolaborasi perusahaan dengan Chengdu High-tech Disaster Mitigation Institute. Kini, perusahaan diketahui akan meningkatkan kemampuan ini dan merilisnya secara publik.

Pada 2019, fitur tersebut berhasil memperingatkan 35 gempa bumi berkekuatan 4,0 ke atas dengan total 12,64 juta pesan yang dikirim. Melihat keberhasilan ini, perusahaan mungkin sedang mengembangkan sistem peringatan yang lebih kompleks. 

Berdasarkan laporan perusahaan yang belum lama ini dirilis, mereka sedang mengerjakan fitur yang tidak hanya memperingatkan ketika ada gempa, tapi juga mampu memantau bencana tersebut. Dikutip dari GIzmochina (7/6), fitur ini akan melibatkan integrasi smartphone dengan beberapa sensor pemantau aktivitas seismik bumi secara real-time.

Kemampuan ini dinilai dapat membuat pemantauan gempa tersebar secara nasional. Selain itu, jaringan peringatan dini juga akan semakin lengkap. Dengan demikian, teknologi tersebut tidak hanya akan menghemat biaya pemantauan bencana, tapi juga akan memperluas jaringan pemantau di suatu negara.

Sumber mengatakan, fitur baru ini akan diluncurkan ke semua ponsel Xiaomi seiring berjalannya waktu. Namun, pengguna smartphone seri Mi yang menjalankan versi pengembang MIUI 12,5 sudah dapat bergabung dengan mendaftar sebagai relawan pemantau gempa di Mobile Phone Manager-Earthquake Early Warning.

Raksasa teknologi Tiongkok itu lebih lanjut menjelaskan bagaimana sensor peringatan bekerja. Sensor akan mendeteksi getaran dan menilai apakah getaran memiliki potensi untuk terjadi atau tidak. Jika benar, maka sensor akan mengirim informasi ke pusat peringatan dini. Selanjutnya, pusat peringatan dini akan mengumpulkan informasi dari beberapa ponsel dan data gempa AI untuk menghitung dan memutuskan apakah gempa akan benar-benar terjadi.

Setelah diidentifikasi bahwa gempa benar-benar terjadi, pesan peringatan akan disebarkan kepada masyarakat yang terdampak di daerah sekitar, berisi besaran magnitudo, lokasi episentrum, dan waktunya.

Dengan cara ini, daerah-daerah yang tidak terjangkau pemantau gempa tradisional dapat menerima informasi peringatan dini. Sayangnya, rumor mengatakan teknologi ini tidak akan dirilis di luar Tiongkok.


Share
×
tekid
back to top