Pocophone F1 dirilis di markas Samsung

Di Korea Selatan yang menjadi markas besar Samsung, Xiaomi meluncurkan Pocophone F1 melalui tiga operator telekomunikasi setempat.

Pocophone F1 dirilis di markas Samsung (Foto: Appi Global)

Xiaomi tampaknya semakin siap berkompetisi dengan vendor ternama seperti Apple dan Samsung. Gencar dikabarkan perusahaan yang didirikan oleh Lei Jun itu akan menyambangi pasar Amerika Serikat (AS). Kini Xiaomi bahkan secara langsung menggebrak pasar Korea Selatan (Korsel) yang merupakan markas besar Samsung.

Di Korsel, Xiaomi meluncurkan Pocophone F1 melalui tiga operator telekomunikasi setempat. Upaya ini menjadikan Xiaomi sebagai vendor smartphone China pertama yang menjamah markas Samsung serta LG. Pocophone F1 akan resmi dipasarkan di Korsel pada 19 November mendatang.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Redmi Note 8 Pro diyakini ubah persepsi soal MediaTek

Xiaomi siapkan wireless charging 30W untuk Mi 9 Pro 5G

Xiaomi siapkan pengisian baterai nirkabel yang makin ngebut


Smartphone dari sub-brand Xiaomi itu akan dijual seharga 429.000 Won (Rp6 juta). Dilansir Zdnet (12/11), Pocophone F1 di Korsel akan tersedia di toko-toko seperti SK Telecom, KT dan LG Uplus.

Pocophone F1 sendiri kehadirannya telah menggebrak banyak pasar. Betapa tidak, smartphone itu dibanderol dengan harga yang terjangkau namun mengusung fitur yang mewah. Ketika dirilis perdana di India, Pocophone F1 terjual lebih dari 68.000 unit hanya dalam waktu kurang dari lima menit.

Tak hanya di India, Pocophone F1 juga sudah populer di Korsel. Banyak konsumen bahkan membeli smartphone itu langsung dari luar negeri juga melalui situs belanja online. Smartphone itu didukung prosesor Qualcomm Snapdragon 845 yang dipasangkan dengan RAM 6GB serta penyimpanan internal 64GB. Tak hanya itu, Pocophone juga ditopang dengan baterai berkapasitas cukup besar yaitu 4.000 mAh.

Selama bertahun-tahun, Korsel telah menjadi pasar yang sulit bagi vendor smartphone. Pasalnya pasar itu telah didominasi oleh vendor lokal seperti Samsung dan LG. Namun kini konsumen setempat telah terbuka untuk merek lainnya, terutama merek asal China yang dinilai memiliki harga kompetitif. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: