Tahun ini, perangkat Android bisa gunakan teknologi iPhone 11

Perusahaan pengembang teknologi ultra wideband, NXP mengaku telah menciptakan chipset SR100T untuk digunakan di perangkat Android.

Tahun ini, perangkat Android bisa gunakan teknologi iPhone 11 Credit : iDrop News

Salah satu hal yang bisa dibanggakan oleh Apple di jajaran iPhone 11 mereka adalah hadirnya teknologi ultra wideband (UWB). Mereka menjadi satu-satunya smartphone di 2019 yang meluncur menggunakan teknologi tersebut.

Namun, baru-baru ini sebuah pernyataan mencengangkan datang dari NXP, yang merupakan perusahaan pembuat teknologi tersebut. Mereka menyebut, beberapa vendor Android, seperti Samsung, juga akan memiliki teknologi tersebut di perangkat mereka.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Menguji kesaktian Black Shark 2 Pro dalam menangkap sinyal

Virus corona menyebar dari smartphone Tiongkok cuma hoaks

Black Shark 2 Pro jadi smartphone harian, enak enggak ya?


Mereka tampaknya sudah mempersiapkan chipset bernama SR100T untuk smartphone dan gadget lain selain perangkat iPhone milik Apple.

“Dengan  SR100T, perangkat seluler akan dapat berkomunikasi dengan pintu yang terhubung, titik masuk, dan mobil untuk membukanya begitu mendekat. Lampu, pengeras suara, dan perangkat lain yang tersambung dengan kemampuan pengindraan UWB akan mampu mengikuti pengguna dari satu ruangan ke ruangan lain, dan teknologi yang terhubung secara cerdas akan tertanam secara intuitif dalam kehidupan manusia,” kata NXP, seperti dikutip dari laman Wccftech (14/1/2020).

Seperti diketahui, teknologi ultra wideband di perangkat Apple akan memberikan perangkat sebuah "kesadaran spasial" untuk memahami dimana perangkat yang kompatibel berada. Ini dapat digunakan untuk berbagi file secara nirkabel dengan iPhone lain atau untuk menemukan objek yang telah Anda 'tandai'.

Yang perlu kalian lakukan adalah menempelkan tag NFC pada objek dan kalian akan dapat menemukannya menggunakan aplikasi di iPhone kalian. Teknologi ultra wideband juga dapat membantu mengukur jarak antara objek yang kompatibel dan membawa kesadaran spasial serta posisi relatif di antara beberapa perangkat baik di dalam maupun di luar ruangan.

Teknologi ini dilaporkan akan bekerja bahkan di lingkungan yang sesak dan lingkungan sinyal multipath dengan banyak dinding, orang, serta hambatan lainnya. Jarak antara dua perangkat dapat diukur dengan menghitung waktu yang dibutuhkan untuk gelombang radio agar melewati antara dua perangkat.

Ini jauh lebih akurat daripada hasil yang diperoleh dari metode yang menggunakan Wi-Fi atau Bluetooth LE.

Teknologi ultra wideband akan memungkinkan Samsung mengembangkan versi AirDrop-nya sendiri, yang merupakan sesuatu hal yang sangat dibutuhkan Android. Oppo, Vivo, dan Xiaomi telah mencoba membuat teknologi serupa, tetapi solusi mereka bekerja pada hotspot Wi-Fi, bukan komunikasi UWB.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: