Oppo bakal perbaiki cara benchmark setelah keluar dari daftar 3DMark

Pihak Oppo pun berjanji akan memberikan para penggunanya kemampuan untuk menggunakan 'Performance Mode' di perangkat mereka.

Oppo bakal perbaiki cara benchmark setelah keluar dari daftar 3DMark Oppo Find X (Mashable)

Dua minggu lalu, Oppo diketahui telah melakukan kecurangan saat melakukan benchmark smartphone teranyarnya, yakni Find X. Alhasil, UL sebagai pemilik software benchmark 3DMark memutuskan untuk menendang perangkat tersebut dari daftar Best Smartphones karena kecurangan tersebut.

Namun, baru-baru ini pihak Oppo memberikan tanggapan mereka terkait kejadian ‘delisting’ tersebut. Mereka pun menyatakan bahwa pihaknya akan mengubah pendekatannya untuk melakukan testing 3DMark dan lainnya.

Menurut perwakilan Oppo, dari surat keterangan yang diterima Tek.id (1/11)."Smartphone Oppo menggunakan strategi berbeda untuk menyeimbangkan kekuatan dan kinerja untuk skenario umum serta perangkat lunak aplikasi mainstream,”

“Untuk menghindari aplikasi pihak ketiga yang tidak dikenal yang memakan sumber daya sistem dengan berbahaya, yang dapat menyebabkan panas berlebih dan penurunan daya tahan baterai yang signifikan, OPPO menolak permintaan sumber daya sistem yang tidak masuk akal untuk menjaga konsumsi daya dan suhu ponsel dalam kisaran yang tepat," kata mereka.

Selain itu, produsen smartphone asal China tersebut berjanji akan lebih transparan dengan fakta strategi pengoptimalan sistem mereka. Hal ini termasuk pendeteksian nama paket perangkat lunak. 

Namun, mereka juga menjelaskan bahwa deteksi nama paket hanyalah salah satu aspek dari strategi pengoptimalan sistem multi-dimensi yang juga mendeteksi frekuensi gambar, operasi sentuh, operasi baca / tulis file, permainan suara, penggunaan jaringan, konsumsi daya, suhu, dan beban CPU / GPU real-time.
 
"Oppo menghargai pertimbangan UL Benchmark dalam tes benchmark dan menghargai hasil tes kinerja handset. Kami juga menghormati prinsip dan standar yang dijunjung oleh UL Benchmarks dalam tes kinerjanya,” kata Oppo.
 
Alhasil, mereka memutuskan untuk membatalkan deteksi nama paket untuk utilitas benchmark. Di masa depan, sumber daya sistem akan dialokasikan semata-mata berdasarkan permintaan aplikasi. Bahkan mereka juga berjanji akan memberikan pengguna akses ke ‘Performance Mode’.
 
"Kami sangat menghargai dukungan dari UL Benchmark dan teman-teman media sehubungan dengan cara benchmark ini. Pada akhirnya, bersama-sama kami percaya bahwa kami dapat memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengguna," kata mereka.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: