MediaTek perkenalkan i700, platform AI baru untuk IoT

MediaTek akhirnya memperkenalkan platform AI baru khusus untuk perangkat IoT bernama MediaTek i700. Platform ini diklaim menjanjikan peningkatan performa hinggga 5 kali lipat dari versi sebelumnya.

MediaTek perkenalkan i700, platform AI baru untuk IoT Source: Google

Mediatek baru-baru ini memperkenalkan chipset baru sebagai suksesor MediaTek i500 (MT8385). System on a chip (SoC) bernama MediaTek i700 ini hadir dengan dua Cortex-A75 dan enam Cortex-A55. Keduanya dipadukan dengan MediaTek APU 2.0 dengan dual--core AI processor, AI Accelerator dan AI Face Detection. MediaTek mengklaim kalau versi ini bakal menawarkan peningkatan performa sebanyak 5x lipat dibandingkan dengan versi sebelumnya. 

Dalam laman resminya (13/7), MediaTek menyatakan bahwa i700 sudah mendukung SDK NeuroPilot. SDK ini merupakan ekosistem AI milik MediaTek. Dengan NeuroPilot, pemrosesan AI dilakukan pada perangkat yang bersangkutan, tanpa mengandalkan koneksi internet dan layanan cloud. Klaim mereka, dengan cara tersebut, AI akan bekerja dengan lebih cepat. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Telkomsel terapkan solusi IoT di truk tangki Pertamina

Alibaba klaim prosesor barunya paling kuat

Harga komponen yang terjangkau, bikin IoT jadi masif di Indonesia


Tak hanya itu, AI processor MediaTek ini pun kompatibel dengan Android Neural Networks API milik Google. Ini akan menyediakan platform terbuka bagi para pengembang aplikasi untuk memaksimalkan beberapa framework industri seperti TensorFlow, TF Lite, Caffe dan Caffe 2 ketika hendak mengembangkan aplikasi baru. 

Untuk diketahui, MediaTek i700 mendukung konfigurasi kamera tunggal hingga 32 MP atau dua kamera dengan resolusi 24MP dan 16MP. MediaTek juga menjanjikan pengenalan gambar latensi rendah pada video 30fps. 

Untuk konektivitas, platform i700 mendukung WiFi 5 (2x802.11ac) dan Bluetooth Low Energy 5.0.  Versi ini juga sudah mendukung modem hingga Cat.12, di mana 4x4 MIMO dan agregasi tri-band menjanjikan konektivitas berkecepatan tinggi dan stabil. 

AI recognition mutlak diperlukan sebagai struktur utama guna menjalankan pembayaran menggunakan pengenalan wajah. Nah, versi ini sudah termasuk akses kontrol biometrik wajah, waktu bekerja, dan sistem pendeteksi gangguan. Ada pula 3D human pose detection yang dapat berguna kala menggunakan aplikasi fitness atau memperingatkan pengguna jika melakukan pose yang berbahaya. 

Untuk diketahui, chip MediaTek seri ini sebenarnya merupakan chipset paltform AI yang secara khusus didedikasikan untuk perangkat IoT. tak hanya itu, platform ini juga dapat digunakan untuk beberapa skenario lainnya, seperti smart building, smart manufacturing dan bahkan smart city.  Platform ini sengaja dihadirkan untuk mempercepat pengembangan produk AI di sektor IoT. 

MediaTek rencananya akan merilis i700 pada 2020 mendatang. Sayangnya, MediaTek tidak menyebutkan secara pasti kapan platform ini akan hadir di produk komersil. 

 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: