sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id oppo
Rabu, 17 Feb 2021 15:18 WIB

Komitmen Xiaomi menghadirkan AIoT di Indonesia

Setelah menghadirkan banyak perangkat AIoT di Indonesia sepanjang 2020, Xiaomi tampaknya tak ingin berhenti menghadirkan berbagai perangkat AIoT lain di Indonesia.

Komitmen Xiaomi menghadirkan AIoT di Indonesia

Siapa sih yang tak kenal dengan Xiaomi? Ya, mereka merupakan salah satu vendor smartphone dengan penjualan terbesar di Indonesia, yang selalu menawarkan smartphone kece dengan banderol yang ramah di kantong.

Tapi, kalau kalian benar-benar Mi Fans, pastinya kalian tahu bagaimana perusahaan ini telah berkembang selama beberapa tahun terakhir ini, terutama di Indonesia. Mereka  saat ini ingin menjadi perusahaan AIoT terbesar di negara kita tercinta ini.

Sebenarnya, Xiaomi telah memperkenalkan perangkat IoT di Indonesia bertahun-tahun lalu melalui Mi Band generasi pertama. Namun, dengan berkembangnya teknologi, mereka menggabungkan banyak teknologi sehingga menciptakan perangkat baru bernama AIoT.

Bagi kalian yang belum tahu apa itu AIoT, Tek akan memberikan penjelasan mudahnya. AIoT adalah singkatan dari Artificial Intelligence Internet of Things. Ya, seperti namanya, teknologi ini menggabungkan AI dengan perangkat IoT untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para penggunanya.

“Kami menghadirkan banyak teknologi untuk memudahkan keseharian pengguna kami. Dan kami juga ingin menjadi perusahaan AIoT nomor 1 dengan memungkinkan semua orang bisa mengakses inovasi teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse.

Tapi, kenapa sih AIoT penting? Hal ini dikarenakan saat ini para masyarakat dunia ingin tetap ingin menikmati hidup tapi tetap sehat dan tanpa ribet. Oleh karenanya, Xiaomi pun meluncurkan berbagai perangkat AIoT tanpa henti.

Kelebihan dari AIoT Xiaomi adalah kemudahan dalam penggunaan. Semua perangkat AIoT Xiaomi dapat dengan mudah dikontrol menggunakan satu aplikasi. Tak hanya itu, perangkat-perangkat tersebut juga dapat dikontrol secara remote.

Selain kesehatan mental yang harus dijaga, kesehatan fisik pun juga menjadi sebuah hal yang esensial di masa pandemi seperti ini. Tapi tenang saja, Xiaomi pun punya perangkat AIoT yang akan membuat kalian dapat berolahraga dengan nyaman.

Ingin sehat? Xiaomi punya Mi Band 5, Mi Watch, serta Mi Watch Lite. Perangkat ini dapat membantu para penggunanya untuk mencapai target harian mereka, sembari terus melacak status kesehatan penggunanya.

Ingin sehat tanpa bosan? Gampang, tinggal pakai Mi True Wireless 2S. Dijamin deh, dengan menggunakan TWS ini, olah raga kalian pasti akan terus menyenangkan.

Ingin punya ruangan sehat dan aman? Santai, karena ada Mi Air Purifier 2H, Mi Home Security Camera 360° 1080p, Mi Mijia Robot Vacuum, rice cooker, hingga perintilan kecil seperti Mi Smart LED Bulb Essential.

Seberapa besar market IoT Xiaomi?

Banyak yang bertanya, sebenarnya seberapa besar sih IoT menyumbang keuntungan bagi perusahaan? Kenyataannya, perangkat IoT milik Xiaomi menyumbang cukup besar untuk keuntungan mereka.

Pada kuartal pertama 2020 misalnya, sektor IoT Xiaomi mencapai CNY13 miliar atau sekitar Rp28,304 triliun. Ini merupakan peningkatan sebesar 7,8% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tentu saja angka ini bukan merupakan angka yang kecil.

Mereka juga mengklaim bahwa setidaknya ada 252 juta perangkat IoT Xiaomi yang online pada kala itu, dimana tidak termasuk laptop dan smartphone. Tentu saja, jumlah ini terus meningkat setiap tahunnya.

Sementara itu, untuk penjualan TWS misalnya, diperkirakan pengiriman tahunan TWS mencapai 238 juta untuk tahun 2020. Angka ini bisa dikatakan tumbuh sebanyak 83% dari tahun sebelumnya ketika TWS tidak begitu populer.

Lalu, dimanakah Xiaomi? Ternyata, secara global, penjualan TWS milik Xiaomi secara global mencapai 13%. Jika dibandingkan dengan vendor lainnya, Xiaomi memiliki jarak pangsa pasar yang cukup besar.

Pertanyaannya adalah apakah Xiaomi akan berhenti membawa perangkat AIoT mereka ke Indonesia. Bahkan, mereka sudah mempersiapkan lebih banyak perangkat AIoT lagi. Jadi, kalian tinggal tunggu tanggal mainnya saja.

Editor
Share
×
tekid
back to top