sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id qnap
Kamis, 23 Apr 2020 11:57 WIB

Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra raih peringkat 7 di DXOmark

S20 Ultra tepat berada di atas skor kamera belakang Mate 30 Pro, yang mana Mate 30 Pro merupakan hasil kerja sama antara Huawei dan Leica untuk kamera belakangnya.

Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra raih peringkat 7 di DXOmark
Source: DXOmark

Galaxy S20 Ultra adalah varian tertinggi dari seri flagship S20 Series yang meluncur beberapa waktu lalu. Salah satu perbedaan Galaxy S20 Ultra jika dibandingkan dengan ponsel Galaxy S20 Series lainnya (Galaxy S20 dan Galaxy S20+) adalah terletak di bagian kameranya. Pada bagian belakang, Samsung melengkapi Galaxy S20 Ultra dengan kamera utama beresolusi 108 MP, kamera telefoto (periskop) zoom hybrid 10x beresolusi 48 MP, kamera ultra lebar 12 MP, dan kamera ToF 3D Sensor.

Baru-baru ini DXOmark telah selesai menguji kamera S20 Ultra dan memberikan nilai keseluruhan 122 poin. Dengan demikian, kamera belakang ponsel ini memiliki performa terbaik ke-7 berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh DXOmark.

Dengan nilai tersebut, S20 Ultra tepat berada di atas skor kamera belakang Mate 30 Pro (121 poin), yang mana Mate 30 Pro merupakan hasil kerja sama antara Huawei dan Leica untuk kamera belakangnya. Sedangkan sang jawara masih diduduki oleh Huawei P40 Pro dengan skor keseluruhan 128 poin.

Seperti biasa, skor keseluruhan yang berhasil diraup oleh S20 Ultra merupakan nilai rata-rata dari performa pengujian Photo dan Video. DXOMark memberikan performa Photo S20 Ultra dengan skor 132 poin dan performa Video dengan skor 102 poin. Sebagai catatan, masing-masing kategori pengujian ini memiliki beberapa sub-kategori.

Pada pengujian Photo, sub-kategori tertinggi dipegang oleh performa eksposur (AE) dan autofocus (AF) yang masing-masing memegang skor yang sama, yaitu 97 poin. Hasil foto menampilkan pencahayaan yang sangat baik, begitu pula dengan rentang dinamis dan warna di sebagian besar kondisi pencahayaan. Selain itu, hanya terdapat sangat minim artefak sehingga dapat ditoleransi untuk ukuran ponsel.

Performa phase-detection autofocus (PDAF) yang dipegang S20 Ultra akurat dalam hampir kondisi pencahayaan, tetapi waktu respons menjadi agak lambat dalam keadaan cahaya redup. Pada kondisi seperti ini, AF memerlukan waktu sedikit lebih lama untuk menangkap titik fokus dari sebuah ponsel flagship.

Bisa dibilang kamera belakang ToF 3D memiliki performa yang cukup baik karena DXOmark memberikan nilai bokeh dengan 75 poin. Ponsel ini mampu mendeteksi estimasi kedalaman yang baik, efek blur-nya pun terlihat mulus. Warna yang dihasilkan terlihat cerah serta eksposur dan detail yang baik.

Kamera lensa tele pada S20 Ultra bekerja dengan baik pada jarak menengah dan panjang ketika zoom optik 4x digunakan sepenuhnya. Eksposure dan warna terlihat baik, meski detail tidak tampak terlalu bagus, secara keseluruhan hasilnya baik. Lensa ini dapat menghindari masalah gangguan noise dan artefak. Dengan demikian, DXOmark memberi nilai kualitas zoom S20 Ultra dengan 88 poin.

Dalam pengujian Video, sub-kategori paling tinggi dipegang oleh performa AF dengan skor 95 poin. Sama seperti dalam pembahasan Photo, performa AF Video mampu dengan cepat dan akurat menentukan titik fokus dalam keadaan hampir seluruh kondisi cahaya ketika merekam. Tetapi keadaan berubah pada kondisi minim cahaya, AF diinformasikan berperforma agak menurun.

Stabilisasi saat merekam juga patut diacungi jempol karena berhasil meraih skor 91 poin. Dengan demikian, S20 Ultra mampu menghasilkan vidkeo yang stabil meski merekam tanpa menggunakan gimbal dan hanya menggunakan tangan saat berjalan. Hasil kestabilannya juga tetap baik meski merekam pada keadaan minim cahaya.

Share
back to top