sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
Rabu, 03 Jun 2020 15:49 WIB

Huawei patenkan smartphone dengan kamera di bawah layar

Paten ini menunjukkan dua desain smartphone yang menggunakan kamera di bawah layar. Sementara di bagian belakang, ada dua opsi susunan kamera, yakni vertikal dan melingkar.

Huawei patenkan smartphone dengan kamera di bawah layar
Source: Lets Go Digital

Huawei dilaporkan memiliki paten baru untuk smartphone buatannya. Paten itu menunjukkan perangkat Huawei yang memiliki kamera di bawah layar. Paten ini sebenarnya sudah diajukan sejak Oktober tahun lalu ke CNIPA (China National Intellectual Property Office). Namun paten ini baru dipublikasikan pada 2 Juni lalu. 

Paten ini berisi setidaknya tujuh gambar produk smartphone. Pada dasarnya hanya ada dua desain berbeda yang terdapat di dalamnya, yakni satu dengan susunan kamera belakang vertikal, dan yang lainnya memiliki susunan kamera belakang melingkar. Aspek lain yang ditunjukkan dalam paten ini tampak sama. 

Sekilas, smartphone ini tampaknya akan hadir dengan desain futuristik. Layarnya memenuhi bagian depan smartphone tersebut, khas kelas flagship dari Huawei. Namun layarnya tampak semakin melebar ke samping, lebih lebar dari desain waterfall yang pernah diberikan. Pada bagian sisi, tidak akan terdapat tombol fisik layaknya smartphone pada umumnya. Tombol fisik justru terdapat di bagian atas. Itu pun hanya berupa tombol power saja. Untuk menaikkan dan menurunkan volume suara, Huawei mengandalkan tombol virtual. 

Dilansir dari Lets Go Digital (3/6), yang menarik dari desain ini adalah Huawei tidak menunjukkan adanya kamera depan di layarnya. Biasanya model ini akan mengusung kamera pop up. Namun paten itu tidak mengindikasikan adanya mekanisme pop up. Paten ini menunjukkan bahwa kamera depan smartphone tersebut akan ditempatkan di bawah layar. 

Beberapa vendor sudah sempat memamerkan produk dengan kamera di bawah layar. Namun kendala utama dari sistem ini adalah bagaimana memastikan tidak adanya perbedaan kepadatan layar di daerah di mana kamera ditempatkan. 

Sebagaimana diketahui, setiap sensor membutuhkan cahaya untuk dapat menangkap gambar. Layar di atas kamera akan dapat menghalangi kamera untuk mendapatkan cahaya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi kepadatan layar di area kamera. Meski begitu, hal ini akan menunjukkan perbedaan gambar hingga kualitas warna pada area layar tersebut. 

Bisa jadi, Huawei sudah menemukan cara untuk menggunakan kamera di bawah layar. Hal ini tidak lepas dari beberapa inovasi kamera smartphone yang sebenarnya datang dari Huawei. Sayangnya, berbekal paten saja belum dapat menunjukkan bahwa Huawei akan menggarap konsep ini menjadi perangkat komersial. Belum diketahui dengan pasti, apakah perusahaan asal Tiongkok ini akan memproduksinya secara massal. 
 

Share
back to top