sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
Senin, 08 Jun 2020 10:30 WIB

HMD kembangkan Nokia 5G dengan Dimensity 800

Sayangnya rumor tersebut tidak menyebut dengan pasti seri apa yang digunakan untuk smartphone Nokia tersebut.

HMD kembangkan Nokia 5G dengan Dimensity 800

HMD Global sampai saat ini baru mengumumkan satu smartphone 5G, yakni Nokia 8.3 5G. Meski begitu, smartphone ini belum dijual saat ini. Di dalamnya tersemat chipset Snapdragon 765. Kendati begitu, HMD sudah kabarnya akan memiliki smartphone 5G lain. 

Ya, kabar terbaru menyebutkan kalau HMD Global sedang menyiapkan satu smartphone Nokia 5G lain dengan harga yang lebih terjangkau. Saat ini, belum diketahui apa nama smartphone Nokia tersebut. Namun rumor yang beredar menyebutkan kalau smartphone ini akan dibekali dengan chipset MediaTek Dimensity 800 series

Saat ini, MediaTek memiliki dua line up di seri 800, yakni Dimensity 800 dan Dimensity 820. Sayangnya rumor tersebut tidak menyebut dengan pasti seri apa yang digunakan untuk smartphone Nokia tersebut. 

Perangkat itu dipastikan bukan merupakan Nokia 7.3. Dilansir dari Gizmochina (8/6), Nokia sebelumnya sudah memastikan kalau Nokia 7.3 akan hadir dengan chipset Snapdragon. Walaupun belum dapat dipastikan seri apa yang akan digunakan. Tidak hanya itu, Nokia 7.3 kabarnya juga mendukung dua konektivitas, yakni 5G dan 4G. 

Setidaknya perangkat 5G dengan harga terjangkau ini diprediksi baru akan tersedia pada 2021 mendatang. Artinya, masih ada sekitar kurang lebih 6 bulan lagi bagi HMD Global untuk meluncurkan perangkat ini. 

Meski begitu, hal ini masih sebatas rumor. Belum ada kepastian kapan HMD akan meluncurkan perangkat ini. Jika perusahaan itu memang serius untuk menggaet pangsa pasar 5G yang terjangkau, bisa jadi perangkat itu akan meluncur, selambat-lambatnya jelang akhir tahun ini. 

Share
back to top