sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
Selasa, 11 Mei 2021 10:39 WIB

Apple beralih ke Korea untuk produksi komponen kamera iPhone

Apple diketahui memutuskan hubungan dengan rekanan Tiongkok yang memproduksi kamera pada smartphone, dan beralih ke pabrikan Korea.

Apple beralih ke Korea untuk produksi komponen kamera iPhone

Apple dikabarkan telah memperluas kerjasamanya dengan pabrikan Korea Selatan yang memproduksi komponen untuk kamera smartphone. Hal ini dilakukan karena dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Menurut laporan dari Korea IT News (11/5), Apple beralih ke pabrikan Korea, setelah memutuskan hubungan dengan perusahaan Tiongkok Ofilm, yang memproduksi komponen kamera. Perusahaan tersebut tahun lalu masuk dalam daftar hitam Departemen Perdagangan AS, sehingga Apple harus mencari kawanan baru.

Pemutusan kerjasama ini rupanya sudah lebih dulu diumumkan oleh pihak Ofilm. Perusahaan dalam sebuah pernyataan pada 16 Maret mengatakan, “perusahaan asing yang ditunjuk” telah memutuskan untuk mengakhiri kemitraannya dengan pabrikan Tiongkok dan anak perusahaannya.

Meski tidak secara terang-terangan menyebut nama Apple, tapi Ofilm diketahui menerima bagian yang signifikan dari kemitraannya tersebut. Dan perusahaan juga diketahui menjual produksi kamera ke Chinese Wingtech.

Sebelum diterbitkannya sanksi, Apple menerima komponen kamera dari OFilm, Sharp, dan LG Innotek. Kini, Apple harus mencari pabrikan selain LG, yang berasal dari Korea juga. Menurut rumor yang beredar, perusahaan sudah melakukan perbincangan dengan beberapa pabrikan kecil yang memproduksi sensor ToF serta drive untuk fokus optik dan modul lainnya.

Namun, kemitraan baru mungkin akan terjadi beberapa tahun ke depan. Sebab, perusahan biasanya sangat berhati-hati dalam pemilihan rekanan baru. Diperlukan waktu sekitar dua tahun untuk menghubungi kontraktor, mendapatkan prototipe, menilai kualitas, memeriksa produksi, dan menganalisis situasi keuangan calon mitra, serta merencanakan pengembangan kapasitas.

Share
×
tekid
back to top