Teleskop Hubble perlihatkan 15.000 galaksi baru

Hubble mungkin akan tergantikan dengan James Webb Space Telescope (JWST), namun teleskop ini dikabarkan masih menghadirkan gambar yang menakjubkan

Teleskop Hubble perlihatkan 15.000 galaksi baru

Pada awal misinya, teleskop Hubble memindai langit selama 10 hari untuk mengumpulkan 342 gambar terpisah. Ketika disatukan, gambar tersebut menjadi Hubble Deep Field yang kini telah terkenal. Dilansir dari Extremetech (20/8), NASA telah memperbarui citra ikonik tersebut selama bertahun-tahun lantaran teleskop semakin mutakhir.

Hubble mungkin akan tergantikan dengan James Webb Space Telescope (JWST), namun teleskop ini dikabarkan masih menghadirkan gambar yang menakjubkan. Pandangan panorama terbaru dari alam semesta menunjukkan lebih banyak galaksi dibandingkan sebelumnya.

Menurut NASA, gambar baru tersebut memiliki 15.000 galaksi, dan 12.000 di antaranya membentuk bintang. Gambar dari Deep Field versi awal memiliki total 3.000 galaksi, dan kemudian Ultra Deep Field pada tahun 2003 mencapai nagka hingga 10.000. Sekitar angka yang sama muncul di eXtreme Deep Field (XDF) pada tahun 2012.

Gambar terbaru tersebut berisikan objek yang ada hingga 3 miliar tahun setelah Big Bang. Ini adalah pandangan yang sangat mendetail mengenai alam semesta karena berasal dari Hubble Deep UV (HDUV) Legacy Survey. Gambar terakhir berisi data dari inframerah ke atas melalui ultraviolet. Sebagian besar sinar ultraviolet dipisahkan oleh atmosfer Bumi. Hubble juga memiliki kemampuan inframerah yang sensitif, dan banyak objek yang paling jauh hanya terlihat dalam inframerah karena pergeseran warna merah dari perluasan alam semesta.

Para astronom tertarik untuk mempelajari galaksi pembentuk bintang dalam gambar tersebut. Objek tertua dalam gambar itu aktif selama peristiwa pembentukan bintang yang paling intens di alam semesta. Memiliki serangkaian inframerah dan ultraviolet yang membantu astronom untuk melacak bagaimana galaksi berevolusi selama ribuan tahun.

Hubble telah tampil mengagumkan selama seperampat abad terakhir, tetapi kita semua mengharapkan penerusnya sudah aktif dari sekarang. James Webb Space Telescope telah ditunda beberapa kali, tetapi akan memiliki optik yang lebih sensitif yang dapat memindai jauh ke dalam inframerah.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: