Teknologi ini bisa jadikan robot berbahan lunak

Hidrogel hasil cetak 3D tersebut adalah polimer ganda yang mampu dibengkokkan, dipelintir atau menempel bersama ketika diberi bahan kimia tertentu.

Teknologi ini bisa jadikan robot berbahan lunak Para peneliti menunjukkan perilaku hidrogel yang dapat melekat sendiri (sumber: Brown University via Engadget)

Selama ini hampir semua robot terbuat dari material yang keras. Mungkin akan lebih menarik lagi jika mereka dirancang menggunakan bahan yang lembut.

Dilansir dari Engadget (23/3), para peneliti di Brown University berhasil mengembangkan bahan baru yang ideal untuk membuat robot. Mereka telah memamerkannya untuk mengambil benda-benda kecil dan halus. Selain itu, temuan baru ini dapat membentuk perangkat mikofluida khusus. Ini dapat digunakan untuk hal-hal seperti melihat kanker agresif dan membuat obat yang menyelamatkan jiwa di lapangan.


BACA JUGA

Robot mikro ini bergerak karena rangsangan suara

Teknologi serat robot bisa bantu ciptakan kaki tiruan canggih

Berkat AI, ilmuwan asal Jepang bisa buat robot dari ranting pohon


Hidrogel hasil cetak 3D tersebut adalah polimer ganda yang mampu dibengkokkan, dipelintir atau menempel bersama ketika diberi bahan kimia tertentu. Satu polimer memiliki ikatan kovalen, yang memberikan kekuatan dan integritas struktural. Polimer lain memiliki ikatan ionik, yang memungkinkan perilaku lebih dinamis seperti dibengkokkan dan melekatkan diri. Bersama-sama, polimer menciptakan bahan yang lunak, kuat dan responsif,  ideal untuk membuat pegangan robot yang lembut.

Hidrogel tersebut juga bisa menjadi basis untuk perangkat mikrofluida yang digunakan untuk banyak kasus, mulai dari perawatan kanker hingga teknologi arloji berbasis cairan. Sampai sekarang, sulit untuk membuat pola hidrogel dengan saluran dan ruang kompleks yang dibutuhkan dalam mikrofluida.

Karena materi baru ini dicetak secara 3D, sehingga memungkinkan untuk dibuat dalam blok mirip LEGO yang dapat ditumpuk, dan “arsitektur mikrofluida kompleks” dapat dimasukkan ke dalam setiap blok. Ini dapat menciptakan jenis sistem modular di mana blok dengan saluran mikrofluida yang berbeda dapat digunakan bersama sesuai kebutuhan.

Materi ini belum siap digunakan . Para peneliti mengatakan mereka masih mengutak-atik polimer untuk mendapatkan lebih banyak daya tahan dan fungsionalitas. Jika berhasil, temuan ini bisa membuat komponen robot lunak.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: