sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
Sabtu, 16 Jan 2021 10:01 WIB

Startup Rusia pamer TV dengan daya listrik nirkabel

TV buatan Reasonance tidak menggunakan steker listrik karena memiliki pemancar listrik dan kumparan penerima yang terintegrasi ke TV.

Startup Rusia pamer TV dengan daya listrik nirkabel
Source: Reasonance via New Atlas

Pada ajang CES 2021, perusahaan rintisan (startup) asal Rusia Reasonance memamerkan sebuah TV yang benar-benar nirkabel. TV ini tidak menggunakan kabel listrik untuk sistem transmisi dan penerimaan daya listrik.

Seperti yang kita tahu, TV telah menjadi tipis dan ringan selama beberapa dekade. Namun kabel-kabel yang menganggu di belakang tidak terlalu enak dibandang saat menjuntai ke bawah saat dipasang di dinding. Ini juga bisa menjadi masalah ketika TV terlalu jauh dari stop kontak.

TV buatan Reasonance tidak menggunakan steker listrik karena memiliki pemancar listrik dan kumparan penerima yang terintegrasi ke TV. Dilansir dari New Atlas (16/1), teknologi perambatan dari perusahaan ini berbeda dan teknologi resonansi magnetik lainnya dalam mengembangkan medan magnet baik oleh arus konduksi maupun perpindahan. Tingkat efektivitas listrik nirkabel ini dikatakan hingga 90%.

Sistem dari Reasonance dalam mengirimkan daya jarak jauh hingga satu meter dan dapat terus beroperasi secara efisien bahkan jika kumparan pemancar dan penerima tidak sejajar dengan sempurna. Perusahaan itu mengatakan jarak transmisi dapat ditingkatkan dengan menyesuaikan ukuran kumparan.

Purwarupa TV dengan daya nirkabel ini memiliki kumparan penerima eksternal di bagian belakangnya. Kumparan juga dapat diintegrasikan ke dalam bingkai TV, namun saat ini kumparan akan menggembungkan konstruksi panel layar datar yang ramping. Kumparan pemancar dipasang di atas meja TV, tidak terpusat dan tegak urus dengan TV. Sistem mentransmisikan daya 120 watt pada frekuensi 120 kHz dengan jarak 50 cm.

Reasonance bukanlah perusahaan pertama yang meneliti ide mengenai TV nirkabel. Samsung, salah satu produsen TV terbesar di dunia, pada awalnya berencana menghadirkan TV nirkabelnya ke CES tahun lalu, tetapi akhirnya batal karena teknologinya belum siap.

Reasonance yakin teknologinya dalam memecahkan efisiensi dan biaya sehingga dapat diintegrasikan ke dalam produk yang dapat dipasarkan. Mereka telah mematenkan teknologi ini di Rusia dan mengajukan paten di AS, Eropa, Tiongkok, India, Kanada, dan Korea Selatan. Perusahaan ini bermaksud melisensikan teknologi itu kepada pabrikan TV yang ada saat ini ketimbang membuat TV sendiri.

 

Share
×
tekid
back to top