sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
Jumat, 27 Des 2019 15:47 WIB

Startup asal Jerman akan siapkan taksi listrik terbang pada 2025

Jet Lilium diharapkan memiliki kecepatan jelajah hingga 300 km/jam. Lilium berharap memiliki layanan komersial sepenuhnya yang beroperasi di dua hingga empat tempat di seluruh dunia pada 2025.

Startup asal Jerman akan siapkan taksi listrik terbang pada 2025
Source: Lilium via New Atlas

Perusahaan penerbangan asal Jerman, Lilium, belum lama ini menjalankan uji coba pesawat listrik buatannya. Meski uji coba ini berdurasi tidak terlalu panjang, ini menandakan langkah maju bagi perusahaan yang ingin memiliki layanan taksi udara komersial dan mulai beroperasi pada tahun 2025.

Meski Lilium telah berada di kancah taksi terbang sejak muncul dari inkubator Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) pada tahun 2016, baru tahun ini pesawat listriknya melakukan uji coba perdananya. Oktober lalu pesawat yang bertenaga baterai miliknya sudah terbang dengan kecepatan lebih dari 100 km/jam, bergerak menggunakan sistem vertical take-off and landing (VTOL).

Video terbaru ini berasal dari serangkaian penerbangan uji coba pada awal Oktober, dan menunjukkan pesawat lepas landas secara vertikal untuk terbang berkeliling di sekitar area pengujian. Begitu berada di udara, ia berakselerasi hingga kecepatan 65 km/jam, naik pada kecepatan 91 meter / menit, melakukan manuver pada sudut tajam 20 derajat, turun pada 91 meter/menit sebelum belokan lainnya dan pendaratan vertikal.

Berbeda dengan video sebelumnya, yang merupakan beberapa rekaman potongan jet terbang bersama dengan beberapa musik dramatis, video terbaru menunjukkan uji terbang secara keseluruhan. Lilium mengatakan penerbangan tiga menit itu merupakan bagian dari pengujian kemampuan mengontrol yang dirancang untuk melihat bagaimana pesawat bermanuver.

Dilansir dari New Atlas (22/12), perusahaan itu telah menyelesaikan fase pertama pengujian pesawat listrik dan fokus berikutnya adalah pada transisi lengkap ke penerbangan yang melibatkan 12 flap di sayap. Pada akhirnya, jet Lilium diharapkan memiliki kecepatan jelajah hingga 300 km/jam. Lilium berharap memiliki layanan komersial sepenuhnya yang beroperasi di dua hingga empat tempat di seluruh dunia pada 2025.

Share
back to top