Startup asal AS kembangkan baterai lithium tanpa kobalt

Kobalt dianggap penting dalam industri baterai, tetapi memiliki pasokan yang semakin bertambah langka dan berbiaya mahal

Startup asal AS kembangkan baterai lithium tanpa kobalt Source: Clean Technica

Dalam baterai berbasis lithium konvensional, ion lithium disimpan dalam katoda, elektroda bermuatan negatif. Katoda ini adalah struktur berlapis, dengan kobalt salah-satu dari beberapa elemen yang tidak akan bergerak selama proses pengisian. Dengan demikian, kobalt dianggap penting dalam industri baterai. Namun, lantaran biaya, pasokan yang terbatas, dan pertanyaan-pertanyaan etis terkait penambangan mineral tersebut telah membuat perusahaan mencari alternatif.

Conamix, sebuah perusahaan rintisan (startup) yang berbasis di Ithaca, New York, dikabarkan telah berinvestasi untuk mempercepat pengembangan material bebas kobalt untuk baterai lithium ion. Dilansir dari Clean Technica (3/7), perusahaan tersebut telah mengembangkan material baru dan proses untuk menciptakan bahan elektroda yang berbiaya rendah, berdaya tinggi, dan bebas kobalt. Teknologi Conamix berpotensi menekan biaya baterai berbasis lithium untuk digunakan di banyak aplikasi, termasuk kendaraan listrik, lampu jalan, dan sebagainya.


BACA JUGA

Baterai berkapasitas terbesar di dunia gunakan sodium sulfur

Panasonic makin getol produksi baterai di China

Baterai fluoride penantang Lithium-ion


Investasi Volta Energy Technologies (Volta) adalah indikasi lain bahwa banyak perusahaan secara aktif mencari jalur berbeda dari kobalt untuk digunakan pada baterai mobil listrik dan penerapan lainnya. Volta diluncurkan pada bulan Desember 2017 dengan misi untuk mengidentifikasi dan berinvestasi dalam terobosan teknologi yang dapat berdampak pada pasar penyimpanan energi. Ketika Conamix mengembangkan teknologinya, startup tersebut akan menjalin kemitraan bersama Volta dengan Argonne National Labolatory. Model Volta menggabungkan infrastruktur sistem labolatorium nasional dengan latar belakang teknis dan investasi tim.

“Conamix senang bermitra dengan Volta untuk mempercepat peluncuran bahan elektroda generasi baru untuk baterai lithium ion. Kami berfokus pada material berbiaya rendah dan berenergi tinggi yang dapat masuk ke sistem manufaktur yang ada untuk pasar baterai lithium ion global,” kata Conamix Founder dan CEO, Charles Hamilton. “Volta adalah mitra yang membawa kombinasi unik keahlian teknis dan bisnis ke Conamix. Mereka memiliki koneksi dalam sistem labolatorium nasional dan pengalaman serta penilaian untuk membantu kami mengatasi tantangan yang tepat dalam perjalanan meluncurkan produk golbal,” kata Charles.

“Kami bersemangat untuk menyambut Conamix ke portofolio Volta tentang investasi teknologi cerdas dan berkelanjutan,” kata CEO Volta, Jeff Chamberlain. “Volta hadir untuk mengidentifikasi dan memungkinkan pengembangan teknologi yang dapat mempercepat adopsi di manapun, baik kendaraan listrik dan pembangkit listrik terbarukan. Pada saat yang sama, mengubah permainan untuk investor kami dengan memenuhi kebutuhan strategis mereka demi mengantarkan teknologi penyimpanan energi generasi baru.”

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: