SpaceX ajukan izin operasi satu juta Stasiun Bumi ke FCC

Setelah mendapat otorisasi satelit dari proyek broadband Starlink, SpaceX kini meminta izin Federal Communications Commission (FCC) untuk mengoperasikan "Stasiun Bumi".

SpaceX ajukan izin operasi satu juta Stasiun Bumi ke FCC (Foto: NBN)

Setelah mendapat otorisasi satelit dari proyek broadband Starlink, SpaceX kini meminta izin Federal Communications Commission (FCC) untuk mengoperasikan "Stasiun Bumi" yang akan membantu orang-orang terhubung ke internet. Tahun lalu SpaceX berhasil menguji dua mikro satelit yang akan menjadi tulang punggung proyek broadband Starlink.

November lalu, perusahaan diizinkan untuk meluncurkan lebih dari tujuh ribu satelit. Izin yang diajukan saat ini adalah untuk mengoperasikan satelit itu, yang memungkinkan pengguna masuk ke jaringan tersebut. 


BACA JUGA

Ilmuwan soroti dampak negatif StarLink

Ide gila Starlink wujudkan internet berskala global

Internet Starlink dari SpaceX sudah dapat digunakan setelah enam kali peluncuran satelit


Dalam pengajuan ke FCC, SpaceX Service, Sister Company SpaceX meminta izin operasi lisensi hingga satu juta stasiun Bumi yang akan digunakan pengguna untuk berkomunikasi dengan konstelasi NGSO [non-geostationary orbit] SpaceX. Tujuan akhir dari proyek ini memang untuk menghubungkan orang-orang di seluruh dunia. Namun SpaceX baru mengajukan izin untuk mengoperasikan stasiun Bumi di Amerika Serikat (AS), Puerto Riko dan Virgin Island, AS.

Dilansir Techspot (11/2), proyek internet satelit Starlin berbeda dengan teknologi satelit internet tradisional. Perbedaannya pertama, satelit berada di orbit rendah Bumi, sehingga jaraknya dengan penerima di darat menjadi lebih pendek. Waktu tempuhnya juga menjadi lebih singkat.

Perbedaan lainnya yang dicantumkan dalam dokumen adalah satelit berada dalam orbit non-geostasioner. Artinya mereka tidak akan berjalan dengan kecepatan yang konstan di suatu titik yang relatif sama dengan rotasi Bumi.

Sebagai informasi, satelit dan stasiun Bumi juga menggunakan dua pita frekuensi dalam spektrum yang saat ini tidak digunakan dalam sistem broadband satelit komersial. Stasiun Bumi akan mentransmisi dalam pita 14,0-14,5 GHz. Jika izin operasi akhirnya diterima SpaceX, maka perusahaan akan menyebarkan stasiun Bumi pada 2020.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: