Sistem Autopilot Model 3 untuk kawasan Eropa tidak berfungsi

Pembeli Tesla Model 3 di Eropa harus kecewa. Sistem Autopilot mobil ini ternyata belum bisa digunakan.

Sistem Autopilot Model 3 untuk kawasan Eropa tidak berfungsi Source: Google

Tesla akhirnya mulai mendistribusikan Model 3 ke kawasan Eropa. Sayangnya, para pelanggan yang sudah membayar dilaporkan tidak mendapatkan paket Autopilot di mobil tersebut. Dilansir dari TheVerge (8/2), fitur Autopilot itu sengaja tidak diaktifkan sampai disetujui oleh RDW, lembaga otoritas kendaraan di Belanda.

Sebelumnya, Tesla mengumumkan bahwa pihaknya sudah menerima tipe persetujuan untuk Model 3 di Eropa. Artinya, Model 3 harus dinyatakan siap oleh regulator di kawasan Uni Eropa. Namun pihak RDW mengatakan bahwa Autopilot bukanlah bagian yang masuk dalam persetujuan yang dimaksud.


BACA JUGA

Elon Musk klaim sistem otonom Tesla akan sempurna akhir tahun ini

Tesla akuisi Maxwell, janjikan peningkatan performa mobil lstrik

Sistem autopilot selamatkan pengguna Tesla


Sementara di sisi lain. Pihak Tesla menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk menghidupkan fungsi Autopilot untuk Model 3 di kawasan Eropa minggu depan. Perusahaan mobil listrik itu menyatakan bahwa semua tes yang diperlukan sudah diselesaikan, namun persetujuannya masih diproses hingga saat ini.

Memboyong Model 3 ke kawasan Eropa dan China memang menjadi fokus Tesla di tahun 2019. Bagaimana tidak, China didapuk sebagai pasar terbesar di dunia untuk penjualan mobil listrik. Sementara Eropa ada di urutan kedua, bersama dengan Amerika Serikat.

Sebenarnya bukan ini saja masalah yang harus dihadapi Tesla dalam rangka memperluas jangkauan bisnisnya di kawasan Eropa. Sebelumnya dikabarkan bahwa Tesla sempat mengalami hambatan di pelabuhan Belgia. Meski begitu, Elon Musk tidak menjelaskan kendala apa yang muncul di lokasi tersebut.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: