sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id acer
Kamis, 18 Jun 2020 19:07 WIB

Andalkan sensor berukuran tipis, smartwatch dapat pantau kesehatan pengguna

Salah satu sisi film bersentuhan dengan kulit untuk menganalisis keringat, sementara sisi lainnya mengubah sinyal kimia itu menjadi listrik.

Andalkan sensor berukuran tipis, smartwatch dapat pantau kesehatan pengguna
Yichao Zhao / UCLA via New Atlas

Dengan mengukur konsentrasi bahan kimia utama di dalam keringat tubuh, sensor tipis dan lentur dapat memainkan peran besar pada smartwatch agar dapat mendeteksi kesehatan pengguna. Para ilmuwan di University of California, Los Angeles (UCLA) telah mengembangkan film dua sisi jenis baru. Dilansir dari New Atlas (18/6), cara ini menjadikan smartwatch dapat menyajikan gambaran kimia dalam tubuh secara real-time.

Menganalisis biokimia dalam keringat kita dapat mengungkapkan banyak informasi tentang kesehatan, dan dalam beberapa tahun terakhir kita telah melihat aneka teknologi eksperimental yang dirancang untuk memanfaatkan rahasia keringat. Beberapa ada yang melacak kortisol sebagai cara memonitor tingkat stres, beberapa mendeteksi laktat untuk memperingatkan altlet ketika kehabisan energi, dan beberapa bahkan bisa memberi tenaga pada keringat yang mereka analisis.

Lapisan film baru yang dikembangkan di UCLA ini mirip dengan gelang pendeteksi keringat dari UC Berkeley pada tahun 2016 lalu, tetapi bikinan dari UCLA merupakan versi yang sangat efisien. Versi ini juga dapat mengukur glukosa dan laktat, tetapi memiliki ukuran sangat tipis agar dapat diselipkan di bawah smartwatch.

Salah satu sisi film bersentuhan dengan kulit untuk menganalisis keringat, sementara sisi lainnya mengubah sinyal kimia itu menjadi listrik. Untuk menunjukkan kemampuannya, tim membuat smartwatch khusus yang dilengkapi dengan aplikasi yang kemudian memproses sinyal listrik dan menampilkan data di layarnya.

Dalam pengujian, tim bahkan menemukan daya rekat film cukup kuat untuk menahan smartwatch tetap di tempatnya tanpa perlu tali. Para peneliti berharap, film dua sisinya dapat menjadi perangkat generasi baru untuk mendeteksi kesehatan secara langsung dan akurat.

Share
back to top