Sebelum meraba, robot buatan MIT ini bisa tahu tekstur objek

Robot yang diberi nama Kuka itu dibekali beragam sensor taktil yang disebut GelSight, yang dibuat oleh kelompok TED Adelson di CSAIL.

Sebelum meraba, robot buatan MIT ini bisa tahu tekstur objek Source: Pexels

Kita sebagai manusia sangat mudah untuk memprediksi bagaimana suatu benda akan terasa dengan hanya melihatnya. Namun cara ini akan menjadi sangat sulit untuk dilakukan oleh robot. Dilansir dari Engadget (17/6), Labolatorium Ilmu Pengetahuan dan Kecerdasan Buatan (Computer Science and Artificial Intelligence Labolatory / CSAIL) dari MIT sedang mengembangkan cara tersebut.

Robot bernama Kuka itu dibekali beragam sensor taktil yang disebut GelSight, yang dibuat oleh kelompok TED Adelson di CSAIL. Informasi yang dikumpulkan oleh GelSight kemudian dimasukkan ke AI sehingga bisa mempelajari hubungan antara informasi visual dan sentuhan.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Mobil otonom Toyota hadir untuk antar para atlet Olimpiade 2020

Robot vakum Samsung bisa deteksi material lantai secara otomatis

Toyota gunakan VR untuk melatih robot asisten rumah tangga


Agar dapat mengajari AI untuk mendeteksi objek melalui sentuhan, tim merekam 12.000 video dari 200 objek seperti kain, peralatan dan objek rumah tangga yang disentuh. Video ini dipecah menjadi gambar diam dan AI menggunakan dataset untuk menghubungkan data taktil dan visual.

“Dengan melihat gambar di video, model kami dapat membayangkan tekstur objek yang akan disentuh. Dengan memegang secara acak, robot dapat memprediksi interaksi dengan lingkungan dan nuansa taktil. Bersatunys kedua indera ini bersama-sama dapat memberdayakan robot dan mengurangi data yang mungkin kita butuhkan untuk tugas yang melibatkan manipulasi serta menangkap benda,” kata mahasiswa PhD CSAIL, Yunzhu Li.

Untuk sementara waktu, robot hanya dapat mengidentifikasi objek dalam lingkungan yang terkontrol. Langkah selanjutnya adalah membangun serangkaian data yang lebih besar sehingga robot dapat bekerja dalam konfigurasi lebih beragam.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: