×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Schneider Electric Perkenalkan Altivar ATH600 untuk Sistem HVAC Gedung, Ini Fungsinya?

Oleh: Tek ID - Jumat, 14 Agustus 2026 18:40

Schneider Electric meluncurkan Altivar HVAC ATH600 untuk meningkatkan efisiensi energi dan menjaga keandalan sistem HVAC berbagai bangunan.

Schneider Electric Kenalkan Altivar ATH600 untuk HVAC Gedung Altivar ATH600 untuk sistem HVAC gedung. dok. Schneider Electric

Tingginya kebutuhan listrik untuk mengoperasikan sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC) menjadi tantangan dalam meningkatkan efisiensi energi bangunan. 

Schneider Electric memperkenalkan Altivar HVAC ATH600 untuk mengendalikan penggunaan energi pada motor sekaligus menjaga keandalan operasional sistem HVAC.

Sistem berbasis motor listrik disebut menyerap sekitar 53 persen konsumsi listrik global. Di sektor bangunan, porsinya mencapai sekitar 36 persen, terutama untuk menjalankan perangkat HVAC seperti pompa, kipas, dan kompresor.

Persoalan tersebut menjadi semakin penting pada bangunan komersial maupun fasilitas kritis seperti rumah sakit, hotel, bandara, dan pusat data. 

Baca Juga

Sistem HVAC pada fasilitas tersebut tidak hanya dibutuhkan untuk menjaga kenyamanan, tetapi juga berperan mempertahankan kestabilan suhu, kualitas udara hingga kontinuitas operasional.

Altivar HVAC ATH600 bekerja sebagai variable speed drive (VSD) dengan mengatur kecepatan motor berdasarkan kebutuhan operasional. 

Mekanisme tersebut memungkinkan motor tidak terus-menerus bekerja pada kapasitas penuh ketika beban sebenarnya lebih rendah sehingga penggunaan energi yang tidak diperlukan dapat dikurangi.

Perangkat tersebut juga memiliki fungsi pemantauan daya dan kemampuan mengoptimalkan pengoperasian motor berdasarkan kondisi beban. 

Pendekatan ini ditujukan untuk membantu pengelola bangunan mengendalikan konsumsi energi sekaligus menjaga performa sistem HVAC.

Business Vice President Industrial Automation Schneider Electric Indonesia Tonny Hendro Kusumo mengatakan penerapan teknologi pada sistem HVAC semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan terhadap efisiensi dan keberlanjutan bangunan.

“Sejalan dengan semangat Advancing Energy Tech, kami terus menghadirkan teknologi yang membantu pelanggan mengelola energi secara lebih efisien, andal, dan berkelanjutan,” ujar Tonny.

Menurut dia, penggunaan teknologi yang tepat pada HVAC juga berkaitan dengan keandalan dan keselamatan operasional bangunan.

“Pendekatan ini membantu pelanggan melindungi aset, mengurangi risiko gangguan, serta mempersiapkan infrastruktur mereka menghadapi tuntutan energi dan keberlanjutan yang terus berkembang,” katanya.

Altivar HVAC ATH600 tersedia dengan rentang daya 0,75 hingga 250 kW. Desainnya dibuat ringkas dengan pilihan pemasangan di dalam panel maupun langsung pada dinding.

Perangkat tersebut dapat digunakan pada berbagai mesin dan aplikasi HVAC, mulai dari chiller, air handling unit, heat pump, rooftop unit, hingga sistem ventilasi dan ekstraksi asap.

Salah satu varian dalam lini tersebut, ATH630, dirancang untuk kebutuhan motor 11 kW pada aplikasi normal duty. 

Perangkat memiliki tingkat proteksi IP20 untuk pemasangan pada panel kontrol serta dilengkapi fungsi keselamatan, keamanan siber, pemantauan daya, dan konektivitas untuk integrasi sistem.

Untuk menjaga kontinuitas operasional, Altivar HVAC ATH600 dibekali fungsi pemantauan dan perlindungan yang dapat membantu tim operasional mengidentifikasi potensi gangguan lebih awal.

Konektivitas perangkat memungkinkan integrasi dengan sistem manajemen gedung, termasuk EcoStruxure Building Operation. 

Perangkat juga dapat diintegrasikan dengan Power Monitoring Expert untuk kebutuhan pemantauan daya dan energi, diagnosis hingga penanganan gangguan.

Aspek keamanan siber turut menjadi perhatian karena perangkat HVAC modern semakin terkoneksi dengan jaringan pengelolaan gedung. Altivar HVAC ATH600 telah mendapatkan sertifikasi keamanan siber IEC 62443-4-2 Security Level 1.

Produk tersebut juga mendukung penggunaan refrigeran generasi baru dengan nilai Global Warming Potential (GWP) lebih rendah. 

Schneider Electric menggunakan lebih dari 70 persen kardus daur ulang pada kemasannya serta menghilangkan penggunaan plastik sekali pakai.

×
back to top