Rusia akan bawa turis ke luar angkasa

Para wisatawan akan terbang dengan pesawat luar angkasa Soyuz yang sudah dikenal dengan perjalanan berdurasi pendek.

Rusia akan bawa turis ke luar angkasa Source: Pexels

Sejak tahun 2001 lalu Rusia telah menerbangkan tujuh turis ke luar angkasa. Kabarnya, negara ini akan terus menambah jumlah tersebut dalam waktu dekat. Dilansir dari Engadget (21/2), badan antariksa Rusia Roscosmos telah menandatangani kesepakatan dengan Space Adventures untuk menerbangkan dua wisatawan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) pada akhir tahun 2021.

Wisatawan itu akan terbang dengan pesawat luar angkasa Soyuz yang sudah dikenal dengan perjalanan berdurasi pendek. Peserta yang akan ikut ke luar angkasa tersebut belum diketahui namanya.


BACA JUGA

NASA buka pendaftaran untuk melancong ke Mars

Ukuran Bulan terus menyusut

Misi Artemis NASA, jelajah bulan perdana dengan astronot wanita


Tercatat bahwa para turis tersebut membantu mendanai industri luar angkasa Rusia, termasuk pesawat ulang alik Soyuz mendatang. Bisa dikatakan kedua orang tersebut memiliki rekening bank dengan nominal yang tidak sedikit.

Rusia merupakan salah satu negara yang andal dalam hal antariksa. Negara ini pernah menerbangkan pesawat kargo luar angkasa bernama Progress 70 dalam waktu 3 jam 48 menit ke ISS melalui dua orbit Bumi. Pencapaian ini menetapkan rekor penerbangan ke luar angkasa yang kurang dari empat jam. Sebagai pembanding, misi serupa yang dimiliki Amerika Serikat (AS) biasanya membutuhkan waktu hingga beberapa hari untuk mencapai ISS.

ISS sendiri adalah stasiun ruang angkasa atau satelit buatan manusia yang bisa dihuni dengan orbit yang rendah. Komponen pertamanya diluncurkan ke orbit pada tahun 1998, kemudian mulai ditempati antariksawan pada November 2000.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: