sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
Senin, 06 Jan 2020 14:26 WIB

Robot ini dilengkapi AI dan berbasis open-source

Robot Reachy dilengkapi dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bawaan sehingga akan membantu pengembang melompat langsung ke penelitian.

Robot ini dilengkapi AI dan berbasis open-source
Source: Pollen Robotics

Perusahaan AI dan robotika asal Perancis, Pollen Robotics, baru saja mengumumkan robot terbaru mereka bernama Reachy dengan sistem berbasis platform open-source. Lebih lanjut Pollen Robotics akan memamerkan robot tersebut di acara Consumer Electronic Show (CES) 2020 dan menyatakan para pengembang dapat menggunakan Application Programming Interface (API) Python untuk membuat berbagai aplikasi sistem robot.

Dilansir dari Engadget (6/1), teknologi modular pada robot memungkinkan sejumlah aplikasi baik itu untuk penggunaan layanan makanan, layanan pelanggan, demonstrasi, penelitian, dan penerapan aplikasi kompleks lainnya berkat basis open-source yang dibawanya.

Robot Reachy dilengkapi dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bawaan sehingga akan membantu pengembang melompat langsung ke penelitian tanpa terlebih dahulu harus melatih komponen machine learning.

Lengan robot itu terinspirasi dari lengan biologis dengan kebebasan bergerak 7 langkah. Lengan robot ini juga dapat dilengkapi dengan sejumlah manipulator mulai dari pencengkeram hingga tangan humaniod lima jari. Pollen Robotics melengkapi Reachy dengan engsel leher khusus agar memungkinkan kepala robot untuk berputar, bergeser dan miring layaknya manusia sungguhan.

Walaupun robot Reachy memiliki basis platform open-source, harganya masih jauh dari kata terjangkau. Versi dengan lengan satu dihargai dengan banderol USD9.000 (Rp125,7 juta), sedangkan versi teratas dengan kelengkapan lengan ganda dan kepala akan dikenakan biaya sekitar USD17.000 (Rp237, 4 juta).

Share
back to top