Robot humanoid Rusia sedang dalam perjalanan pulang ke Bumi

Setelah kembali ke Bumi, Skybot memiliki berbagai keterampilan, termasuk mengendarai mobil dan bahkan menembakan senjata.

Robot humanoid Rusia sedang dalam perjalanan pulang ke Bumi

Robot humaniod Rusia bernama Skybot dikabarkan sedang dalam perjalanan pulang. Robot ini telah singgah beberapa lama di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS). Dimasukkan ke dalam pesawat ruang angkasa tanpa awak Soyuz, ia telah menjalani serangkaian uji coba oleh kru kosmonot Rusia selama dua minggu untuk mencari tahu apakah dapat membantu orang-orang di labolatorium pengorbit.

Perjalanan Skybot ke ISS juga merupakan semacam ujian. Dilansir dari The Verge (6/8), robot itu diluncurkan di dalam pesawat Soyuz jenis baru. Setelah itu Rusia akan menggunakan roket ini untuk meluncurkan kru manusia ke luar angkasa, dan ingin memastikan kapsul dan booster bekerja dengan baik tanpa orang di dalamnya.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Menkominfo berbincang dengan robot Sophia

Dokter di India lakukan operasi menggunakan robot

Astronot akan punya asisten robot cerdas dan mutakhir


Peluncuran itu sendiri sukses, tetapi begitu di luar angkasa, kapsul Soyuz yang membawa Skybot kesulitan merapat pada ISS. Pesawat berusaha untuk berlabuh dengan sendirinya ke stasiun tersebut, tetapi pada akhirnya harus membatalkan upaya pertamanya karena masalah dengan salah satu port ISS.

Para kru di stasiun harus memindahkan pesawat ruang angkasa lain yang sedang berkunjung demi melakukan pendaratan Soyuz. Upaya ini akhirnya berhasil, Skybot tiba empat hari setelah peluncuran ketimbang dua hari sesuai rencana.

Setelah kembali ke Bumi, Skybot memiliki berbagai keterampilan, termasuk mengendarai mobil dan bahkan menembakan senjata. Tetapi aktivitas tersebut tidak sesuai jadwal untuk waktu robot di ISS. Sebagai gantinya, robot ini mencoba melakukan tugas-tugas kosmonot, seperti bekerja dengan alat dan menghubungkan perangkat keras. Beberapa tes bahkan tampak relatif berhasil di lingkungan mikro gravitasi.

Pesawat ruang angkasa Soyuz yang membawa Skybot menghabiskan beberapa jam berikutnya untuk kembali ke lokasi pendaratannya di Kazakhstan. Rusia berencana untuk memulihkan kapsul agar dapat menganalisa lebih lanjut.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: