sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
Rabu, 06 Mei 2020 12:22 WIB

Pesawat ruang angkasa Crew Dragon gunakan layar sentuh

Inovasi baru hadir pada pesawat ruang angkasa Crew Dragon milik SpaceX yang sebentar lagi akan meluncur ke ISS dengan menggunakan antarmuka layar sentuh.

Pesawat ruang angkasa Crew Dragon gunakan layar sentuh
Source: NASA

Penerbangan pesawat berawak pada akhir Mei nanti merupakan momen pertama NASA menggunakan pesawat Amerika Serikat lagi, setelah sekian lama menggunakan pesawat ruang angkasa buatan Rusia. Dengan pesawat dari perusahaan yang berbeda yakni SpaceX, terdapat inovasi baru yang tentunya membuat pesawat ini berbeda dengan Soyuz, pesawat milik Rusia. Kabarnya, pesawat Crew Dragon milik SpaceX ini akan menggunakan layar sentuh penuh dan membuang tombol-tombol serta kontroler lainnya yang berbentuk fisik.

Bob Behnken dan Doug Hurley merupakan dua astronot yang akan segera meluncur ke International Space Station (ISS) dengan Crew Dragon. Mereka telah menjalani pelatihan dan menghabiskan waktu berjam-jam di dalam simulator, sejak berkolaborasi dengan SpaceX.

"Itu setidaknya pada 5 atau 6 tahun yang lalu kami pergi ke SpaceX, dan mengevaluasi banyak mekanisme kontrol yang berbeda," kata Hurley. "Mereka melihat ke segala arah dalam menerbangkan kendaraan, dan akhirnya mereka memutuskan antarmuka layar sentuh."

Pesawat Soyuz dari Rusia

Hurley mengaku banyak tantangan dalam menerbangkan pesawat ini. Jika biasanya dirinya mendorong sebuah tongkat kontroler ke depan agar pesawat turun, kini dirinya hanya perlu menyentuh layar. Ia juga mengatakan, yang paling krusial adalah proses memasukkan input ke layar karena harus fokus dan berhati-hati sehingga tidak memasukkan input yang salah. Meskipun sempat mengalami kesulitan dalam penyesuaian kontrol, Hurley telah mengatasi masalah desain yang berbeda ini.

"Pada awalnya, itu menantang bagi kami dan bagi mereka untuk mengatasi masalah desain yang berbeda itu, tetapi kami sampai pada titik di mana kendaraan, dari sudut pandang terbang manual dengan layar sentuh dapat terbang dengan sangat baik," kata Hurley.

Walaupun bentuknya sudah berbeda, namun Hurley bersyukur karena kontrol dan pembacaan seperti docking, masih berada di tempat yang sama di dalam layar.

Prototipe Crew Dragon telah diluncurkan ke ISS dan berhasil kembali, setelah diujicobakan secara mandiri dari jarak jauh. Sementara penerbangan sesungguhnya akan diluncurkan pada 27 Mei mendatang.

Share
back to top