sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
Senin, 19 Apr 2021 09:06 WIB

Perangkat ini bisa ciptakan air dari udara

Hidrogel berbahan dasar tembaga sangat mudah menyerap, mampu menarik uap air dari udara malam yang sejuk saat penutup terbuka.

Perangkat ini bisa ciptakan air dari udara
Source: National University of Singapore via New Atlas

Di banyak bagian dunia mungkin tidak banyak curah hujan, tetapi cukup banyak uap air di udara, terutama pada malam hari. Perangkat baru hasil eksperimental mampu menarik uap tersebut, lalu memanfaatkannya untuk mengairi tanaman yang bisa dimakan.

Dikenal sebagai SmartFarm, purwarupa skala kecil ini dirancang oleh tim di National University of Singapore, yang dipimpin oleh Asisten Profesor Tan Swee Ching. Pada dasarnya ini adalah kota akrilik transparan yang memiliki tanaman sayuran kangkung yang tumbuh di tanah bagian bawah. Di atasnya, terdapat panel hidrogel dengan lapisan penutup bermotor tenaga surya.

Dilansir dari New Atlas (19/4), hidrogel berbahan dasar tembaga sangat mudah menyerap, mampu menarik uap air dari udara malam yang sejuk saat penutup terbuka. Pengatur waktu terintegrasi menutupnya saat fajar, dengan sinar matahari kemudian memanaskan hidrogel melalui bahan penutup bening. Gel merespons dengan melepaskan air yang tersimpan dalam bentuk uap, kemudian mengembun menjadi cairan di bagian dalam penutup.

Ketika penutup secara berkala terbuka sepanjang hari, kondensasi akan menghilang di sepanjang tepi bagian dalam kotak dan menetes ke dalam dinding, kemudian mengalir ke tanah. Menurut para ilmuwan, gel tersebut dapat menyerap air hingga 300 kali lipat beratnya di malam hari. Pada siang hari, ia melepaskan air itu.

Bahkan, hidrogel sebelumnya telah diuji oleh proyek penelitian Hawaii Space Exploration Analog and Simulation (HI-SEAS) sebagai cara yang mungkin untuk mengontrol kelembapan di rumah kaca pada misi luar angkasa. Selain itu, air yang dilepaskan memenuhi standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk dapat diminum.

Tim peneliti sekarang sedang menyelidiki metode untuk meningkatkan teknologi pada penerapan skala besar. Ini berpotensi dapat mencakup konfigurasi atap perkotaan bertingkat dan terdapat tanaman.

Share
×
tekid
back to top