Peneliti di Stanford ciptakan robot berkaki empat yang bisa jungkir balik

Robot ini memiliki torsi lebih besar dibandingkan dengan robot Miniatur yang berukuran lebih besar dan kemampuan melompat lebih tinggi dibandingkan dengan robot Cheetah 3 dari MIT.

Peneliti di Stanford ciptakan robot berkaki empat yang bisa jungkir balik

Mahasiswa dari Stanford University telah menciptakan robot berkaki empat bernama Doggo. Robot ini mengikuti desain yang mirip dengan robot quadrupedal kecil lainnya, namun yang membuatnya unik adalah biaya dan aksesibilitasnya yang rendah. Dilansir dari The verge (20/5), robot yang sebanding dengan Doggo dapat berbiaya hingga puluhan ribu dolar. Sedangkan pencipta Doggo, labolatorium Extreme Mobility Stabford, memperkirakan total biaya pembuatn robot ini kurang dari USD3.000 (Rp43,5 juta). Terlebih lagi, desain yang dimilikinya open source secara penuh, artinya siapapun dapat mencetak rencana dan merakit Doggo sendiri.

Kami telah melihat robot berkaki empat lainnya yang digunakan dalam penelitian, tetapi mereka bukan sesuatu yang dapat dibawa ke labolatorium sendiri dan digunakan untuk proyek sendiri. Kami ingin Stanford Doggo menjadi robot open source yang bisa Anda bangun sendiri dengan anggaran relatif kecil,” kata seorang insinyur mesin dan pemimpin Extreme Mobility, Nathan Kau.


BACA JUGA

ROBOpilot bikin pesawat tua layaknya punya sistem otonom

Andalkan AI, robot Exosuit bisa bantu orang berjalan dan berlari

Berkat AI, robot anjing ini jadi penurut


Meski Doggo murah untuk diproduksi, sebenarnya ia berperforma lebih baik dibandingkan dengan robot berbiaya lebih mahal, berkat perbaikan dalam desain mekanisme kakinya dan penggunaan motor yang lebih efisien. Robot ini memiliki torsi lebih besar dibandingkan dengan robot Miniatur yang berukuran lebih besar dan kemampuan melompat lebih tinggi dibandingkan dengan robot Cheetah 3 dari MIT.

Robot seperti Doggo dapat berguna untuk pekerjaan seperti survei lokasi, pengawasan, keamanan dan bahkan pengiriman paket. Platform ini memungkinkan para peneliti untuk dengan cepat memperbaiki sistem kontrol. Saat ini Doggo dan sejenisnya dibuat untuk universitas dan labolatorium, tetapi mungkin akan berlari ke dunia luar pada waktu mendatang.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: