sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
Senin, 07 Des 2020 08:30 WIB

Peneliti berhasil ciptakan tangan robot luwes mirip tangan manusia

Penggunaan tangan robot di jalur perakitan telah menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi dan mengurangi risiko kepada pekerja manusia.

Peneliti berhasil ciptakan tangan robot luwes mirip tangan manusia
Source: Gizmochina

Para peneliti di WMG, University of Warwick, berhasil menghadirkan algoritma kecerdasan buatan (AI) inovatif yang memungkinkan robot melakukan manipulasi objek secara lancar seperti halnya manusia. Meskipun manipulasi objek yang lancar adalah tugas dasar dan biasa saja bagi manusia, masih sangat sulit bagi tangan robot otonom untuk menguasai sebelum adanya AI tersebut.

Shadow Robot Dexterous Hand beraksi sebanding dengan baik dengan tangan manusia dan mampu mereproduksi semua fingsinya. Dilansir dari Gizmochina (7/12), simulasi menunjukkan bahwa tangan robot belajar sendiri cara mengkoordinasikan gerakan dan melaksanakan tugas dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda.

Tangan robot dapat digunakan dalam banyak aplikasi penting yang membutuhkan ketelitian dan keserbagunaan dalam proses manufaktur, pembedahan, dan aktivitas yang melibatkan bahan radioaktif. Penggunaan tangan robot di jalur perakitan telah menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi dan mengurangi risiko kepada pekerja manusia.

Dalam sebuah makalah berjudul ‘Menyelesaikan Tugas Manipulasi dengan Pengoptimalan Lintasan dan Pembelarajan’, Profesor Giovanni Montana dan Dr. Henry Charlesworth, keduanya dari WMG, University of Warwick mengusulkan algoritma AI baru untuk mengaktifkan robot agar dapat mempelajari cara mengoordinasikan gerakan jari dan memanipulasi objek.

Manfaat dari algoritma tersebut adalah robot dapat mempelajari tugas apa pun. Pendekatan peneliti menggunakan dua algoritma, algoritma perencanaan awal, lalu algoritma pembelajaran. Dengan mengambil pendekatan ini, para peneliti mampu menghasilkan pergerakan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan metodologi yang ada saat ini.

Tim peneliti tersebut diharapkan untuk terus bekerja dengan Shadow Robot dan menerapkan algoritma pada perangkat keras robotik sesungguhnya, sehingga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Share
×
tekid
back to top