NASA rilis video komet terbaru

Setelah periode penjelajahan yang lebih lama dari yang diperkirakan, pesawat luar angkasa milik NASA mulai mengumpulkan data ilmiah pada akhir Juli

NASA rilis video komet terbaru Source: ExtremeTech

NASA meluncurkan pesawat ruang angkasa Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) pada awal tahun ini. Dilansir dari ExtremeTech (8/8), setelah periode penjelajahan yang lebih lama dari yang diperkirakan, pesawat tersebut mulai mengumpulkan data ilmiah pada akhir Juli.

Sebelumnya, para insinyur di darat meletakkan pesawat tersebut melalui langkah-langkahnya untuk memastikan akan dapat melihat eksoplanet yang sangat jauh. NASA kebetulan mengambil gambar komet di salah satu pengamatan uji tersebut, dan mereka baru saja merilis hasil rekaman yang menakjubkan.

TESS merupakan penerus Kepler, yang mendekati akhir masa penggunaannya. Dari posisi di orbit yang tinggi di atas Bumi, TESS akan akan menggunakan beragam kamera untuk melihat bintang yang sangat jauh. Kelipan cahaya adalah tanda bahwa eksoplanet mengorbit di bintar tersebut. Hal ini dikenal sebagai metode transit deteksi eksoplanet, dan ini adalah metode yang sama seperti Kepler guna mendeteksi sebagian besar eksoplanet yang diketahui.

Pesawat TESS dirancang untuk memindai bintang hingga berjarak 300 tahun cahaya. Untuk menjalankan pengamatan ini, TESS perlu tetap menunjuk pada kelompok bintang yang sama pada waktu yang panjang, sehingga itulah yang diuji NASA selama periode observasi. Dalam salah satu pengamatan ini, TESS menangkap komet C/2018 N1, yang baru ditemukan sebulan sebelumnya.

Saat ini C/2018 N1 berjarak 48 juta kilometer dari Bumi, cukup dekat dengan matahari. TESS melacak komet dengan latar belakang asteroid dan bintang saat melayang menjauhi frame. Dalam video yang dirilis oleh NASA, Anda dapat melihat sedikit arah perubahan ekor saat angin matahari bertiup di sudut yang berbeda.

Rekaman video tersebut juga menunjukkan desiran kilauan yang membalik beberapa objek dari hitam menjadi putih. Ini adalah perilaku yang diharapkan untuk pemrosesan gambar teleskop untuk bintang-bintang tertentu. Objek dapat bergeser antara hitam dan putih untuk membantu menyoroti bintang yang sangat bervariasi.

TESS akan mendeteksi eksoplanet sehingga lebih mudah dipelajari. Pesawat ini akan menentukan massa, ukuran, kepadatan, dan karakteristik orbit dari setiap planet yang ditemukannya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: