NASA kembangkan robot baru untuk misi luar angkasa

NASA sedang mengembangkan model robot baru untuk melakukan misi di luar angkasa. Robot ini diklaim akan melampaui sejumlah kekurangan yang dimiliki robot tradisional.

NASA kembangkan robot baru untuk misi luar angkasa Source: Birgham Young University

NASA tengah mengembangkan sebuah robot untuk mendukung misi luar angkasa di masa depan. Namun jangan bayangkan sebuah robot dengan banyak kabel, bodi metal dan sistem komputer canggih. Robot yang diberi nama King Louie ini justru berupa cangkang kain yang dapat ditiup.

Bayangkan sebuah boneka tiup yang biasa ditemukan ketika promosi produk tertentu, begitulah rupa King Louie. Dilansir dari DigitalTrends (23/4), robot ini akan bergerak dengan mengandalkan perubahan udara di dalamnya. Di bagian lengan, terdapat beberapa ruangan yang dapat diisi udara. Dengan mengatur tekanan udara pada masing-masing ruang ini, tangan King Louie dapat digerakkan.


BACA JUGA

Chang-e 4 berhasil temukan mineral baru di Bulan

Ilmuwan kembangkan suplemen khusus untuk misi luar angkasa

Kemana perginya air di Mars?


Misalnya, dengan menambah udara di pangkal lengan, akan membuat tangan King Louie naik, demikian pula sebaliknya. Ketika udara ditambahkan di ujung tangan, maka tangan robot itu akan turun.

“Robot seperti King Louie sebenarnya merupakan kantung udara, yang dibuat dari bahan kain yang sangat kuat.” ujar Marc Killpack, seorang profesor di departemen teknik mekanikal Universitas Brigham Young.

Ide menggunakan robot berisi udara sebenarnya dibuat untuk menghadapi hambatan paling fundamental yang bisa ditemui di luar angkasa, yakni ketersediaan tempat. Untuk itulah NASA menggelontorkan banyak dana guna melakukan penelitian di sektor 3D printing. Ide ini diklaim lebih baik ketimbang harus menambah kuota ruangan, yang berujung pada tambahan roket pendorong dengan harga yang jauh lebih mahal.

Nah, King Louie ini dapat dilipat ketika sedang tidak digunakan. NASA berharap robot ini dapat menggantikan robot tradisional seperti lengan robotik, ataupun robot berbentuk manusia tanpa harus menambah perlengkapan yang mesti dibawa ketika menjalani misi.

Sejumlah keunggulan lain ditawarkan King Louie saat menjalani misi. Bobotnya terbilang sangat ringan sehingga memiliki mobilitas yang tinggi. Tak hanya itu, robot seperti King Louie lebih dipilih karena lebih tahan kerusakan fisik ketimbang robot keras berbahan metal atau karbon.

Untuk saat ini, King Louie masih dalam tahap penelitian dan pengembangan. Pasalnya robot ini tidak lebih cekatan dari robot tradisional yang selama ini sudah digunakan.

“Kami tidak membayangkan robot ini akan mampu menggantikan presisi dan kecepatan yang dimiliki robot tradisional, tetapi kamu membayangkan bahwa ada beberapa kondisi yang tidak cocok dilakukan oleh robot tradisional.” ujar Killpack.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: