sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id telkomsel
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id poco
Kamis, 29 Jun 2023 10:10 WIB

NASA berambisi untuk menambang di Bulan

Tujuan NASA adalah untuk memulai penggalian tanah Bulan pada tahun 2032, menandai langkah signifikan menuju pembentukan eksplorasi ruang angkasa yang berkelanjutan.

NASA berambisi untuk menambang di Bulan

Seorang ilmuwan dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengungkapkan bahwa badan tersebut secara aktif mengejar pengembangan sumber daya Bulan. Fokus awalnya terletak pada ekstraksi oksigen dan air, dengan rencana masa depan untuk memperluas elemen berharga seperti besi dan tanah langka. Tujuan NASA adalah untuk memulai penggalian tanah Bulan pada tahun 2032, menandai langkah signifikan menuju pembentukan eksplorasi ruang angkasa yang berkelanjutan.

Dilansir dari Gizmochina, inti dari program ambisius NASA adalah kemajuan peluang komersial di luar angkasa. Gerald Sanders, ilmuwan roket berpengalaman di Johnston Space Center NASA, menekankan pentingnya mengukur sumber daya potensial, termasuk energi, air, dan tanah Bulan, untuk menarik investasi komersial. Sanders percaya bahwa mengembangkan akses ke sumber daya Bulan akan sangat penting dalam mengurangi biaya penerbangan luar angkasa dan mendorong ekonomi sirkular, yang pada akhirnya memfasilitasi pertumbuhan industri luar angkasa.

Untuk memahami profil sumber daya Bulan secara komprehensif, NASA berencana mengirim truk pengebor uji ke permukaan Bulan akhir bulan ini. Badan tersebut bertujuan untuk meningkatkan penggalian tanah Bulan pada tahun 2032 dan mendirikan pabrik pemrosesan percontohan. Pelanggan awal diharapkan adalah perusahaan roket komersial yang ingin memanfaatkan sumber daya Bulan untuk bahan bakar dan oksigen, membuka jalan bagi era baru eksplorasi dan perdagangan ruang angkasa.

Badan Antariksa Australia juga secara aktif berkontribusi pada upaya Bulan ini. Mereka berkolaborasi dalam pengembangan rover semi-otonom yang mampu mengumpulkan sampel regolith Bulan selama misi Bulan NASA yang akan datang. Pada awal 2026, rover ini akan mengumpulkan sampel yang mengandung oksida tanah Bulan, yang kemudian akan digunakan NASA untuk mengekstraksi oksigen menggunakan perangkat khusus.

Rencana NASA melampaui Bulan, karena mereka berniat untuk memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari misi Bulan untuk memfasilitasi misi berawak ke Mars di masa depan. Dengan pandangan mereka untuk mengembalikan astronot Amerika ke Bulan pada tahun 2025, termasuk wanita pertama yang bersejarah dan orang kulit berwarna, NASA menunjukkan komitmennya terhadap keragaman dan inklusi dalam eksplorasi ruang angkasa.

Perjalanan ke Bulan memiliki potensi yang sangat besar, tidak hanya untuk kemajuan ilmiah tetapi juga untuk pertumbuhan industri luar angkasa komersial yang berkembang pesat. Masa depan cerah, dan Bulan sepertinya akan menjadi batu loncatan umat manusia menuju bintang.

Share
×
tekid
back to top