NASA bakal jalankan misi baru di luar angkasa

Dalam beberapa tahun ke depan, NASA bakal meluncurkan misi SPHEREx ke luar angkasa. Misi ini diklaim bakal memberikan pemahaman lebih baik mengenai sejarah antariksa.

NASA bakal jalankan misi baru di luar angkasa Source: NewAtlas

NASA akan menjalankan sebuah misi baru ke luar angkasa. Misi bernama SPHEREx (Spectro-Photometer for the History of the Universe, Epoch of Reionization and Ices Explorer) ini akan memindai antariksa dengan cahaya optik dan infra merah untuk mencari komponen pendukung kehidupan di galaksi Bima Sakti dan memperoleh gambaran setidaknya pada masa 10 miliar tahun lalu.

Dilansir dari NewAtlas (14/2), misi SPHEREx akan memindai lebih dari 300 juta galaksi dengan jarak bervariasi, sambil mempelajari galaksi Bima Sakti dengan 100 juta bintang di galaksi Bima Sakti. Nantinya, setiap enam bulan sekali, teleskop antariksa tersebut akan melakukan survei menyeluruh. Harapannya, saat mengakhiri misi ini, teleskop tersebut sudah berhasil memetakan seluruh antariksa dalam 96 pita warna berbeda.


BACA JUGA

China bakal ‘tanam’ panel surya di luar angkasa

Ini dia foto sisi jauh Bulan dari satelit China

Posisi medan magnet berubah, WMM rilis peringatan


NASA menetapkan tiga tujuan utama dari misi ini. Pertama, SPHEREx akan mempelajari ekspansi antariksa. Pada dasarnya, sejalan dengan inflasi alam semesta mendorong materi seperti galaksi lebih jauh, panjang gelombang cahaya akan membentang menuju ujung merah spektrum. Nah, SPHEREx bakal mengukur sinar merah tersebut secara lebih detail.

Tujuan kedua adalah untuk menyelidiki jejak sejarah yang dihasilkan oleh sebuah galaksi. Caranya adalah dengan menggunakan peta antariksa untuk mendapatkan pemahaman cahaya yang berada di luar galaksi, kemudian mencari adanya perubahan yang mengindikasikan kapan bintang dan galaksi pertama ada.

Terakhir, SPHEREx akan memeriksa sejumlah misteri di galaksi Bima Sakti. Para astronomer akan menggunakan SPHEREx untuk mempelajari jutaan bintang di galaksi demi mencari tanda-tanda adanya air dan molekul organik seperti karbon monoksida, karbon dioksida dan metanol. Adapun molekul tersebut merupakan unsur dasar yang penting untuk mendukung kehidupan.

Untuk diketahui, SPHEREx merupakan salah satu dari sembilan proposal penelitian yang diajukan NASA pada September 2016. Setelah dilakukan pemeriksaan, terutama potensi misi ini di masa depan, akhirnya SPHEREx keluar sebagai misi yang paling menjanjikan. NASA sendiri akan menjalankan misi ini pada 2023 dengan total biaya USD242 juta. Itu pun di luar biaya peluncuran teleskop ke luar angkasa.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: