Mobil pengiriman barang otonom mulai diproduksi massal di Cina

Neolix menjadi satu-satunya perusahaan yang mengklaim sudah memproduksi mobil pengirim barang otonom secara massal.

Mobil pengiriman barang otonom mulai diproduksi massal di Cina Source: YouTube

Kendaraan otonom bakal membawa babak baru di inovasi teknologi dunia. Sebuah startup asal Cina mengumumkan akan memproduksi mobil otonom untuk layanan pengiriman barang secara massal. Adalah Neolix yang berani mengklaim dirinya sebagai perusahaan pertama di dunia yang melakukan hal tersebut.

Startup Cina ini bahkan telah menggaet dua perusahaan raksasa Cina, yakni JD.Com dan Huawei Technologies untuk menjadi pelanggannya. Kabarnya, Neolix menargetkan akan mengirim 1000 kendaraan berupa van kecil dalam tahun pertamanya.


BACA JUGA

Ilmuwan berhasil ubah limbah plastik jadi bahan bakar jet

Ilmuwan ciptakan reaktor penghasil oksigen

Lautan cair di Pluto, tingkatkan kemungkinan adanya kehidupan lain


“Mobil tanpa pengemudi akan mengubah dunia, seperti halnya pergeseran dari kereta ke mobil.” kata pendiri Neolix, Yu Enyuan.

“Saya telah mencari sesuatu yang layak diperjuangkan dengan semua yang saya miliki dan sekarang ini sedang saya lakukan.” ujarnya.

Yu bahkan sudah menguji lebih dari seratus mobil otonom tersebut di beberapa area tertutup, misalnya kampus-kampus di Cina. Kabarnya harga yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan mobil biasa, sekitar USD30 ribu. Menurut Yu, layanan pengiriman barang hanyalah tahap awal. Ke depannya, ia membayangkan adanya robot yang menyediakan berbagai kebutuhan, seperti vending machine yang mampu berjalan ke mana saja.

Untuk diketahui, regulasi mobil otonom di negeri tersebut masih menghadapi beberapa kendala yang cukup signifikan. Namun Yu yakin bahwa langkah yang ia tempuh bakal lebih mudah untuk mewujudkan mobil delivery tanpa awak itu. Van itu nantinya akan beroperasi di zona ekonomi Xiongan, sekitar 100 kilometer dari kota Beijing.

Cina, khususnya Neolix bukanlah satu-satunya pihak yang bakal menghadirkan mobil otonom untuk urusan pengiriman barang. Sebelumnya Ford sudah memperkenalkan robot otonom pengirim barang bernama Digit. Kemudian, beberapa perusahaan asal AS juga melakukan hal serupa. Namun sejauh ini belum ada yang terang-terangan menyatakan akan memproduksinya secara massal.

Lini produksi Neolix di sebelah timur Changzhuo kabarnya memiliki kapasitas lebih dari 30 ribu mobil dalam setahun. Startup itu bahkan sudah mulai menawarkan beberapa negara seperti Swis, Jepang dan Amerika Serikat untuk menjadi pelanggannya dengan target 100 ribu unit dalam lima tahun.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: