sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
Kamis, 26 Mar 2020 11:37 WIB

Inggris akan punya alat tes corona rumahan

Kendati menawarkan cara yang mudah untuk mengetahui COVID-19, akurasi alat uji coba masih belum diketahui

Inggris akan punya alat tes corona rumahan
ilustrasi

Penyebaran corona sampai saat ini masih berlanjut. Beberapa alat pengujian pun dikembangkan untuk mengetahui apabila seseorang terinfeksi virus ini. Pasalnya tanpa menunjukkan gejala sakit, seseorang bisa saja sudah tertular virus ini. Karena itu, pengujian corona harus dilakukan ke semua orang.

Untuk itu, alat pengujian rumahan diperlukan agar dapat digunakan semua orang. Setidaknya dengan melakukan pengujian ini, seseorang bisa mengetahui apakah dirinya terjangkit corona atau tidak. Dan itulah yang dilakukan pemerintah di Inggris.

Pemerintah Inggris kabarnya akan segera menjual alat pengujian corona yang dapat digunakan sendri di rumah. Dengan begini, warga Inggris dapat melakukan tes corona di rumah mereka masing-masing. Hal itu diumumkan oleh lembaga Kesehatan Publik Inggris.

Dilansir dari Ubergizmo (26/3), pengguna nantinya dapat melakukan tes dengan cukup mudah.Tes ini hanya membutuhkan contoh darah yang diambil dari ujung jari penggunanya. Proses ini mirip dengan tes gula darah yang sudah jamak dilakukan.

Kendati menawarkan cara yang mudah untuk mengetahui COVID-19, akurasi alat uji coba masih belum diketahui. Perlu diadakan uji coba lebih lanjut untuk mengetahui tingkat akurasinya dan seberapa baik alat ini dapat digunakan di rumah.

“Kunci utama bagi kami adalah evaluasi-apakah tes ini cukup akurat untuk digunakan secara umum? Jika ternyata sangat akurat, kami akan bekerja untuk meluncurkannya dengan cara paling cepat. Jika tidak akurat, kami tidak akan meluncurkannya.” Kata Chris Whitty, Kepala petugas medis di Inggris.

Share
back to top