sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
Sabtu, 04 Jul 2020 10:05 WIB

Ilmuwan kembangkan sarung tangan penerjemah bahasa isyarat

Sarung tangan ini memiliki sensor yang dapat diregangkan berbasis listrik pada seriap jarinya. Sinyal bergerak ke papan sirkuit seukuran koin yang diletakkan di bagian belakang sarung tangan.

Ilmuwan kembangkan sarung tangan penerjemah bahasa isyarat
Source: UCLA via Engadget

Para peneliti di UCLA berhasil mengembangkan sarung tangan berteknologi mutakhir dan murah yang dapat menerjemahkan bahasa isyarat menjadi kata-kata tertulis dan lisan di ponsel. Sistem ini bekerja secara real-time dan dapat menafsirkan 660 tanda Bahasa Isyarat Amerika (American Sign Language/ASL) dengan akurasi 98,63%. Dilansir dari Engadget (3/7), suatu hari nanti penemuan ini dapat digunakan untuk mengajarkan lebih banyak orang akan bahasa isyarat.

Sarung tangan ini memiliki sensor yang dapat diregangkan berbasis listrik pada seriap jarinya. Sinyal bergerak ke papan sirkuit seukuran koin yang diletakkan di bagian belakang sarung tangan, yang kemudian mentransmisikan sinyal nirkabel ke ponsel. Ada aplikasi untuk mengonversi menjadi teks secara real-time dengan kecepatan hingga satu kata per detik atau 60 kata per menit. Tim peneliti juga menempatkan sensor perekat pada wajah penguji untuk menangkap ekspresi wajah yang merupakan bagian dari ASL.

Konsep ini bukanlah hal baru, tetapi sarung tangan purwarupa UCLA lebih nyaman dan tidak setebal daripada desain sarung tangan sejenis. Lebih baik lagi, suku cadangnya hanya berharga sekitar USD50 (Rp726 ribu) dan bisa jauh lebih murah lagi dengan produksi skala besar.

Sarung tangan tersebut memang masih berupa purwarupa dan perlu lebih cepat serta memahami lebih banyak tanda isyarat agar lebih dapat diandalkan. Namun setelah beberapa tahun pengembangan, perangkat ini dapat memungkinkan orang tuli untuk berkomunikasi lebih mudah.

“Harapan kami adalah sarung tangan ini membuka cara lebih mudah bagi orang-orang yang menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi secara langsung. Kami juga berharap ini dapat membantu lebih banyak orang belajar bahasa isyarat sendiri,” kata asisten profesor di UCLA, Jun Chen.

Share
×
tekid
back to top