Ilmuwan kembangkan cara untuk ukur tekanan darah lewat selfie

Tim ilmuwan berharap untuk dapat melacak atribut kesehatan lainnya dengan teknologi tersebut, termasuk kadar glukosa darah, hemoglobin dan kolesterol.

Ilmuwan kembangkan cara untuk ukur tekanan darah lewat selfie Source: Anura via Engadget

Para peneliti telah menemukan cara untuk mengukur tekanan darah secara akurat hanya dengan kamera ponsel. Menurut sebuah penelitian oleh para ilmuwan di Kanada dan Cina, video selfie mungkin adalah yang dibutuhkan untuk mengetahui tekanan darah. Dilansir dari Engadget (7/8), psikolog dari University of Toronto, Kang Lee dan Paul Zheng mengembangkan teknologi yang disebut transdermal optical imaging (TOI).

Sistem ini bekerja dengan memperhatikan fakta bahwa kulit wajah kita sebenarnya tembus pandang. Sensor optik pada smartphone dapat menangkap cahaya merah yang dipantulkan dari hemoglobin (sel darah merah) di bawah kulit kita, yang memungkinkan TOI memvisualisasikan dan mengukur perubahan dalam aliran darah.


BACA JUGA

NASA waspada, asteroid besar mendekati bumi

Saking panasnya, logam berat menguap di planet ini

Lensa kontak ini punya kemampuan zoom


Peneliti menggunakan teknologi tersebut untuk menganalisis video selfie dua menit dari 1328 orang dewasa menggunakan kamera iPhone. Dibandingkan dengan metode standar untuk menentukan tekanan darah, TOI mampu mengukur tiga jenis tekanan darah dengan akurasi sekitar 95 persen. Ia juga dapat menganalisis wajah dalam video yang direkam sebelumnya.

Lee ikut mendirikan Nuralogix, sebuah startup yang merilis aplikasi bernama Anura. Saat kamu merekam video selfie 30 detik, aplikasi ini memberi kamu pengukuran detak jantung dan tingkat stress saat beristirahat. Nuralogix berencana untuk merilis aplikasi versi lain di China musim gugur ini yang menambahkan pengukuran tekanan darah ke dalam campuran itu.

Dalam hal privasi, Lee mengatakan aplikasi mengunggah hasil analisis ke cloud, tetapi bukan hasil rekaman videonya. Nuralogix berencana untuk menawarkan akses ke data kesehatan yang lebih terperinci dengan biaya bulanan. Tim berharap untuk melacak atribut kesehatan lainnya dengan teknologi tersebut, termasuk kadar glukosa darah, hemoglobin dan kolesterol.

Teknologi ini dapat membantu orang yang berisiko mengalami masalah yang berkaitan dengan hipertensi atau hipotesi untuk melacak tekanan darahnya tanpa perlu alat khusus. Ini juga membantu orang dengan akses layanan kesehatan terbatas, seperti orang yang tinggal di daerah terpencil.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: