sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id poco
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id telkomsel
Kamis, 08 Jun 2023 11:04 WIB

Ilmuwan ciptakan kamera kecil dengan remote control untuk diagnosa pencernaan

Para peneliti di GW School of Medicine & Health Sciences berhasil mengembangkan kamera berbentuk pill dengan remote control untuk deteksi masalah perut.

Ilmuwan ciptakan kamera kecil dengan remote control untuk diagnosa pencernaan
AnX Robotica via Engadget

Endoskopi kapsul video yang dapat dicerna telah ada sejak beberapa waktu lalu, tetapi sangat terbatas dan tidak dapat dikontrol oleh dokter, bergantung sepenuhnya pada gravitasi dan sistem pencernaan untuk bergerak. Para peneliti mungkin baru saja mengatasi batasan itu dengan mengembangkan kapsul berbentuk pil yang memungkinkan kendali jarak jauh, seperti yang diumumkan oleh GW School of Medicine & Health Sciences.

Teknologi ini memungkinkan dokter secara harfiah menggerakkan kapsul video mini, yang disebut NaviCam, di seluruh sistem pencernaan untuk memvisualisasikan dan memotret area masalah potensial, menawarkan alternatif potensial untuk endoskopi tradisional. Dilansir dari Engadget (8/6), ini menggunakan magnet eksternal dan joystick bergaya video game untuk dapat bergerak.

“Endoskopi tradisional adalah prosedur invasif untuk pasien, belum lagi mahal karena perlu anestesi dan cuti kerja,” kata Andrew Meltzer, profesor GW School of Medicine & Health Sciences. “Kapsul yang dikontrol secara magnetis dapat digunakan sebagai cara cepat dan mudah untuk menampilkan masalah kesehatan di saluran pencernaan bagian atas seperti maag atau kanker perut.”

Teknologi ini masih dalam tahap pengujian meski hasilnya positif. Meltzer dan rekan-rekannya di perusahaan teknologi medis AnX Robotica melakukan penelitian terhadap 40 orang dan menemukan bahwa dokter dapat secara akurat mengontrol kapsul ke semua bagian utama perut dengan tingkat keberhasilan visualisasi 95%. Pasien-pasien ini juga menjalani endoskopi tradisional untuk memastikan bahwa kamera tidak melewatkan lika berisiko tinggi.

Manfaat potensial bagi pasien beragam, karena kamera dirancang untuk mendeteksi perdarahan, pembengkakan, dan luka. Itu juga dapat secara otomatis mengirimkan video dan gambar untuk ditinjau lebih lanjut. Studi resmi menunjukkan bahwa menggunakan kapsul kamera tidak menimbulkan risiko kesehatan, meskipun teknologinya tidak memungkinkan untuk biopsi, karena merusak bagian dalam tubuh. Para peneliti mencatat bahwa program uji coba ini masih dalam tahap awal dan “percobaan yang jauh lebih besar dengan lebih banyak pasien” sudah di depan mata.

Share
×
tekid
back to top