Ilmuwan China ingin bawa asteroid ke Bumi

Rencana ambisius mereka melibatkan tidak hanya mengambil asteroid, tetapi membawanya ke Bumi untuk dipelajari dan ditambang

Ilmuwan China ingin bawa asteroid ke Bumi

Badan antariksa telah berhasil mempelajari asteroid dan komet berjarak dekat dalam beberapa kesempatan. Selain itu, mengambil benda angkasa tersebut untuk penambangan juga sedang dalam penggarapan. Dilansir dari ExtremeTech (30/7), sekelompok ilmuwan China ingin melangkah lebih jauh. Rencana ambisius mereka melibatkan tidak hanya mengambil asteroid, tetapi membawanya ke Bumi untuk dipelajari dan ditambang.

Hal tersebut memang terdengar cukup di luar nalar, tetapi para peneliti dari National Space Science Center of the Chinese Academy mengatakan itu dapat dilakukan. Peneliti Li Mingtao dan timnya mempresentasikan ide tersebut di sebuah konferensi untuk mengeksplorasi ide-ide untuk teknologi masa depan di Shenzen. Li mengatakan bahwa misi itu bisa fokus pada asteroid yang melintasi orbit Bumi.

Asteroid yang disasar dalam proyek ini akan berukuran kecil, diperkirakan hanya beberapa ratus ton. Langkah pertama adalah mengirim armada robot pesawat kecil untuk mencegat batuan luar angkasaa. Kemudian, mereka akan menyebar semacam jaring yang menutupi asteroid, memungkinkan pesawat untuk perlahan mengubah arahnya dan menggiring ke Bumi.

Objek kecil seperti itu sering terbakar  ketika jatuh melalui atmosfer, seperti meteor Chelyabinsk yang meledak di atas Rusia pada tahun 2013. Segala sesuatu pada titik ini dirasa sulit, tetapi dapat diatasi dengan teknologi yang ada. Mengambil bebatuan ruang angkasa ke Bumi akan memerlukan beberapa sistem baru yang saat ini hanya sebatas teori.

Pesawat perlu memiliki pelindung anti panas yang cukup besar untuk menutupi seluruh permukaan asteroid lantaran kemungkinan jatuh selama perjalanan pulang. Pelindung tersebut harus memiliki hambatan yang cukup untuk memperlambat objek ke bawah hingga 500 km/jam dari 44.611 km/jam.

Li dan rekan-rekannya bekerja dengan Qian Xuesen Laboratory of Space Technology untuk mengembangkan pelindung panas yang sesuai dengan spesifikasi. Ada banyak peluang untuk keuntungan dan investasi. Kemungkinan asteroid tersebut mengandung logam mulia seperti emas, platinum, dan tembaga yang masing-masing dalam jumlah besar. Belum lagi mempelajari asteroid yang tidak terbakar di atmosfer bisa menjadi sangat penting bagi para ilmuwan. Tim ini berharap untuk memiliki pesawat luar angkasa yang siap meluncur pada tahun 2029 mendatang.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: