Ilmuwan berhasil ciptakan robot partikel pertama di dunia

Kini robot skalabel baru dari Columbia Engineering / MIT memiliki kemampuan unik untuk terus berfungsi bahkan ketika masing-masing bagian gagal melakukannya.

Ilmuwan berhasil ciptakan robot partikel pertama di dunia

Para peneliti di Columbia Engineering dan MIT Computer Science & Artificial Intelligence Lab (CSAIL) berhasil mengembangkan segerombolan robot partikel untuk pertama kalinya dengan komponen individu yang berfungsi secara keseluruhan. Dilansir dari Interesing Engineering (21/3), robot jenis tersebut belum pernah ada sebelumnya.

Para ilmuwan memang sudah membuat robot otonom selama bertahun-tahun, terutama terdiri dari perangkat non-biologis yang tidak dapat tumbuh atau sembuh. Kini robot skalabel baru dari Columbia Engineering / MIT memiliki kemampuan unik untuk terus berfungsi bahkan ketika masing-masing bagian gagal melakukannya.


BACA JUGA

Robot mikro ini bergerak karena rangsangan suara

Teknologi serat robot bisa bantu ciptakan kaki tiruan canggih

Berkat AI, ilmuwan asal Jepang bisa buat robot dari ranting pohon


“Kami telah mencoba memikirkan kembali pendekatan mendasar kami terhadap (prinsip) robotika, untuk mengetahui apakah ada cara untuk membuat robot berbeda,” kata Hod Lipson, Profesor of Mechanical Engineering di Columbia Engineering.

“Sebenarnya (kami) membuat (robot) seperti sistem biologis, untuk menciptakan sesuatu yang luas dalam kompleksitas dan kemampuan, namun terdiri dari bagian-bagian yang sederhana.”

 

Para peneliti menciptakan sekelompok robot dengan menggunakan banyak partikel identik. Komponen-komponen individual utama ini masing-masing dapat melakukan gerakan sederhana seperti ekspansi dan kontraksi. Tetapi bersama-sama, mereka menjadi entitas utuh yang dapat terus berfungsi bahkan saat terjadi beberapa kerusakan. Ini mirip seperti sel biologis.

“Semua makhluk di alam terbuat dari sel yang bergabung dalam berbagai cara untuk membuat organisme. Dalam mengembangkan robot partikel, pertanyaannya adalah, dapatkah kita memiliki sel robot yang bisa mengkomposisi dirinya untuk jadi robot berbeda?" kata CSAIL Director, Daniela Rus.

Robot ini mampu membentuk formasi jadi bentuk terbaik yang diperlukan oleh suatu tugas. Formasi bisa berbentuk ular untuk merayap melalui terowongan atau mesin tiga tangan untuk menyesuaikan lantai pabrik. Robot partikel ini bahkan punya kemampuan untuk membentuk formasi sendiri.

Tim peneliti selanjutnya memodelkan gerakan robot dalam sebuah simulasi. Simulasi ini menggunakan ratusan dan ribuan partikel. Mereka mengujinya dalam menghindari rintangan dan transportasi objek. Mereka menemukan bahwa robot partikel mampu bertahan diri dari gangguan bising dan kegagalan beberapa komponen masing-masing.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: