sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
Selasa, 24 Sep 2019 16:26 WIB

Hyundai siap bersaing dalam teknologi mobil otonom

Hyundai berada di tengah-tengah pertempuran sengit melawan Ford, Volvo dan produsen mobil lainnya yang mengembangkan produk untuk mengemudi secara otonom.

Hyundai siap bersaing dalam teknologi mobil otonom
Source: Pexels

Hyundai semakin serius dengan strategi mobil otonomnya. Pabrikan mobil asal Korea Selatan ini dikabarkan telah membentuk usaha patungan denga Aptiv untuk memupuk teknologi otonom Level 4 dan Level 5. Level tersebut adalah otomasi berkendara dalam beberapa atau semua situasi.

Dilansir dari Engadget (23/9), mereka berharap untuk mulai menguji sistemnya pada tahun 2020 dan berharap memiliki platform yang siap untuk taksi otonom, armada dan pabrikan mobil lainnya pada tahun 2022.

Kemitraan ini akan dijalankan oleh Presiden mobilitas otonom Aptiv, Karl Iagnemma di Boston. Tetapi keuntungan akan dibagi rata. Aptiv akan membawa teknologi, kekayaan intelektual, dan sekitar 700 karyawannya. Sementara Hyundai akan menyumbangkan kekayaan intelektual serta keahlian di bidang teknik dan pengembangan kendaraan.

Jika kerja sama itu menerima persetujuan dari regulator, maka akan terlaksana pada kuartal kedua tahun 2020. Kedua perudahaan ini memiliki insentif yang jelas untuk membentuk aliansi.

Hyundai berada di tengah-tengah pertempuran sengit melawan Ford, Volvo dan produsen mobil lainnya yang mengembangkan produk untuk mengemudi secara otonom. Meskipun Hyundai telah mengembangkan proyek sendiri, Aptiv dapat membantunya mempercepat pekerjaan itu.

Untuk Aptiv, ini merupakan kemajuan besar. Hingga saat ini, perusahaan tersebut terkenal karena kemitraannya dengan Lyft. Kini mereka memiliki raksasa otomotif sendiri, sehingga dapat menyebabkan sistem Aptiv berada di banyak mobil di seluruh dunia.

Share
back to top