Hanya satu di dunia, VW Bug berbaterai Tesla

Konversi kendaraan dari berbahan bakar minyak menjadi listrik bukan hal baru untuk dilakukan. Namun apa jadinya kalau konversi itu dilakukan pada kendaraan lawas nan ikonik, VW Bug?

Hanya satu di dunia, VW Bug berbaterai Tesla Source: Zelectric

Kehadiran mobil listrik membawa warna baru di dunia otomotif. Kendaraan yang sebelumnya mengandalkan bahan bakar minyak, beralih menggunakan baterai, yang lebih irit dan ramah lingkungan karena tidak membuang emisi gas.

Namun, apa jadinya kalau mobil lawas, yang awalnya menggunakan mesin berbahan bakar minyak, dikonversi ke tenaga listrik? Setidaknya itulah yang terjadi pada VW Bug. Kendaraan ikonik yang masih eksis hingga saat ini dikonversi sehingga mengandalkan baterai sebagai sumber tenaganya. Asal tahu saja, baterainya menggunakan baterai milik Tesla.


BACA JUGA

Tesla sesuaikan fitur Autopilot demi peraturan baru

Triumph pastikan akan buat sepeda motor listrik

Purwarupa mobil listrik Citroen bisa tempuh jarak 800 km


Zelectric adalah perusahaan yang berada di balik konversi tersebut. Dilansir dari Electrek (21/4), perusahaan asal California ini memang memiliki spesialisasi pada konversi elektrik. VW Bug yang diproduksi tahun 1958 itu menambahh daftar kendaraan yang sudah dikonversi oleh Zelectric.

"Sebuah kendaraan ikonik dari tahun 1958 saat ini ditenagai oleh teknologi masa depan, motor listrik dan baterai Tesla. Anda akan menjelajahi jalanan sambil memamerkan model klasik yang sudah direstorasi itu.' tulis Zelectric dalam pernyataan resminya, seperti dilaporkan oleh Electrek.

Untuk diketahui, kendaraan lawas bertenaga Tesla ini sebenarnya akan dilelang melalui situs Omaze. Pembeli yang berminat bisa mengikuti lelang dengan harga awal USD10 (Rp140 ribu). Hasil lelang tersebut rencananya akan digunakan untuk mendanai program sains dan penjelajahan ruang angkasa yang digagas Planetary Society.

Zelectric menyematkan mesin listri kecil bertenaga 102 HP pada monil tersebut. kendati begitu, tenaganya terbilang lebih besar ketimbang mesin asli mobil VW Bug 1958. Tak hanya itu, bobotnya pun berkurang akibat pemangkasan sektor mesin menggunakan sebuah motor penggerak listrik.

Sayangnya, tidak diketahui berapa kapasitas baterai yang diberikan untuk mobil ini. Zelectric hanya menyatakan bahwa cakupan jaraknya bisa mencapai kurang lebih 100 mil atau sekitar 161 km.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: