Google punya terobosan komputasi kuantum

Komputer kuantum berpotensi memecahkan masalah yang terlalu sulit atau bahkan tidak mungkin terpecahkan oleh komputer konvensional, seperti merancang baterai yang lebih baik dan sebagainya.

Google punya terobosan komputasi kuantum Source: Google via The Verge

Google baru saja menginformasikan terobosan komputasi kuantum sehingga diklaim mereka menjadi tonggak utama dalam penelitian komputasi tersebut yang membuka kemungkinan baru untuk teknologi ini. Berbeda dari komputasi klasik, yang menjalankan segala sesuatu dari ponsel ke superkomputer, komputasi kuantum didasari pada sifat-sifat mekanika kuantum.

Komputer kuantum berpotensi memecahkan masalah yang terlalu sulit atau bahkan tidak mungkin untuk komputer konvensional, seperti misalnya merancang baterai yang lebih baik, mencari tahu molekul apa yang mungkin menghasilkan obat yang efektif atau meminimalkan emisi dari pembuatan pupuk. Sistem itu juga diinformasikan dapat membantu meningkatkan teknologi canggih seperti machine learning.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Teknologi ini bisa bantu dokter bedah mengakses komputer dari jauh

Asus resmi membuka ROG Store kedua di Jakarta

Dell OptiPlex 7070 Ultra, PC mungil seukuran monitor stand


Perusahaan tersebut mengklaim prosesor Sycamore 54 qubit miliknya mampu melakukan kalkulasi dalam 200 detik, yang akan membutuhkan proses kalkulasi dalam waktu 10.000 tahun untuk superkomputer paling mutakhir di dunia. Dilansir dari The Verge (23/10), proses tersebut pada dasarnya tidak mungkin dilakukan pada komputer tradisional non-kuantum.

Tidak mengherankan, IBM, perusahaan yang mengoperasikan superkomputer yang diklaim Google telah dikalahkan, dan pesaing utama komputer kuantum, sedang memperdepatkan klaim Google. Dalam postingan blog yang diterbitkan lebih dahulu, perusahaan tersebut mengatakan bahwa tugas yang sama dapat dilakukan hanya dalam 2,5 hari pada sistem klasik, ketimbang 10.000 tahun yang diklaim oleh Google.

Meskipun IBM berupaya untuk meremehkan pencapaian Google, banyak komunitas riset menyambut berita tersebut. Para ilmuwan menyamakan terobosan Google dengan penemuan penerbangan pesawat pertama Wright Bersaudara pada tahun 1903. Mungkin kita masih bertahun-tahun lagi untuk memiliki komputer kuantum yang berguna untuk tugas-tugas praktis, tetapi temuan Google akhirnya bisa memberikan bukti bahwa masa depan seperti itu kemungkinan dapat terjadi.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: