GM baru bisa hadirkan mobil otonom tahun depan

Anak perusahaan General Motors (GM), Cruise, diinformasikan harus menjalani pengujian lebih lanjut agar penerapan teknologi otonom beroperasi secara optimal.

GM baru bisa hadirkan mobil otonom tahun depan Source: Cruise via Engadget

Pabrikan otomotif asal Amerika Serikat General Motors adalah salah satu perusahaan yang gigih untuk menerapkan teknologi untuk mobil otonom. Sayangnya mereka dan anak perusahaan Cruise belum dapat meluncurkan mobil otonom pada akhir tahun ini. Financial Times memberitakan bahwa Cruise harus melakukan pengujian lebih lanjut.

“Memberikan mobil otonom dalam skala besar bukan hanya tentang memenangkan perlombaan teknologi, ini tentang memenangkan perlombaan teknologi dan perlombaan kepercayaan,” kata Chief Executif Cruise, Dan Ammann.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Porsche uji coba SUV listrik dengan empat motor

GM dan LG kerja sama demi baterai mobil listrik

Mobil listrik Lincoln memiliki basis teknologi startup Rivian


Awal tahun ini, Cruise mengatakan akan merekrut 1.000 lebih banyak orang pada akhir tahun ini, dan bulan ini, mereka mengumumkan akan menerima investasi sebesar USD2,25 miliar dari SoftBank. Tetapi perusahaan tersebut juga mengisyaratkan penundaan, dan menghadapi tantangan lain. Tahun lalu, teknologinya dilaporkan berusaha untuk mengenali pejalan kaki, dan GM menghadapi satu tuntutan hukum atas kecelakaan yang melibatkan sepeda motor.

Cruise sudah menguji kendaraannya di San Francisco, dan Ammann mengatakan secara signifikan bakal meningkatkan pengujian dan validasi jarak antara sekarang dan akhir tahun. Meski mobil otonom mereka mungkin tertunda, Ammann berjanji mereka masih dalam proses. “Kendaraan baru ini benar-benar mengartikan kembali dari awal bagaimana sebuah mobil bisa melakukannya dan kami tidak sabar untuk berbagi lebih banyak dalam waktu dekat,” imbuh Ammann.

Berbicara pengujian di San Francisco, Cruise, mengajarkan purwarupa mobil otonom cara bernavigasi di sekitar jalanan yang tidak teratur. Mobil dari Cruise mengandalkan kamera, radar dan LIDAR untuk mendeteksi apa yang ada di sekitarnya. Machine learning di dalam mobil juga berguna untuk menyimpulkan sebuah informasi. Demikian dilansir dari Engadget (24/7).

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: