Dibanding orang tua, remaja mampu ketik 40 kata per menit di smartphone

Sebuah penelitian membuktikan bahwa orang muda jauh lebih baik dalam mengetik lebih cepat di layar smartphone ketimbang orang tua.

Dibanding orang tua, remaja mampu ketik 40 kata per menit di smartphone (Foto: Pexels)

Sebuah penelitian terhadap lebih dari 37.000 sukarelawan membuktikan bahwa orang muda jauh lebih baik dalam mengetik di layar smartphone. Mereka mengetik lebih cepat di layar smartphone ketimbang orang tua. Hal ini memang mungkin terbilang logis, namun menjadi lebih terbukti berkat penelitian.

Dari 37.370 sukarelawan, rata-rata remaja mampu mengeluarkan kalimat dengan 40 kata per menit ketimbang rekan mereka yang berusia 40-50 tahun. Mereka yang masuk kategori lebih tua hanya mampu mengelola 26 hingga 29 kata per menitnya. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

JNE dan tantangan pemenuhan pesanan di era digital

India sudah larang rokok elektrik

Sebentar lagi kemampuan telepati bukan lagi impian belaka


Sementara itu orang-orang yang berusia 20-an mampu mengelola 37 kata per menit dan 30 kata per menit untuk orang dengan usia 30-an. Angka ini menunjukkan kecepatan pengetikan yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan pengetikan pada keyboard di komputer, dimana mayoritas orang mengetik 51 kata per menitnya.

"Salah satu hal yang paling mengejutkan yang kami temukan adalah beberapa orang bisa mengetik cepat dengan keyboard smartphone," kata penulis riset Anna Feit kepada The Guardian.

"Kami menunjukkan pada skala besar bahwa orang yang mengetik menggunakan kedua ibu jari jauh lebih cepat ketimbang mereka yang hanya menggunakan satu jari," ujarnya.

Dalam tes ini, peserta tak diberikan batasan untuk mengelola cara mereka mengetik. Mereka juga diizinkan untuk swipe. Namun menurut hasil penelitian, para peneliti berpendapat bahwa fitur koreksi otomatis adalah cara terbaik, berbeda dengan fitur prediksi kata yang bisa kontra produktif. Koreksi otomatis mampu memberikan dorongan rata-rata hingga sembilan kata per menit, sementara prediksi kata menjadi penghambat hingga mengurangi dua kata yang dihasilkan per menitnya. 

"Jika Anda ingin cepat (mengetik), manfaatkan kedua ibu jari Anda dan nyalakan koreksi otomatis, meskipun terkadang mungkin mengganggu," ujarnya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: