sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
Sabtu, 07 Agst 2021 10:14 WIB

DHL Express siap kirim paket pakai pesawat listrik

Diharapkan baterai akan mendapatkan pengisian cepat saat paket sedang dimuat dan dibongkar, membutuhkan 30 menit pengisian untuk setiap 1 jam penerbangan.

DHL Express siap kirim paket pakai pesawat listrik
Source: Eviation

Meskipun pesawat penumpang listrik 9 kursi Eviation tidak akan melakukan penerbangan pertamanya sampai akhir tahun ini, perusahaan tersebut sudah mencari cara untuk melakukan diversifikasi ke pengangkutan kargo. Hal ini dilakukan dengan mengumumkan bahwa DHL Express telah memesan 12 varian eCargo.

Berita tentang pesawat penumpang listrik sembilan tempat duduk Eviation hadir pada 2019, ketika perusahaan tersebut memamerkannya di Paris Air Show. Diluncurkan pada rute jarak pendek sekitar 1.600 km, kecepatan jelajah untuk pesawat Alice diperhitungkan menjadi 445 km/jam dan jangkauan per pengisian baterai dipatok pada 1.046 km.

Dilansir dari New Atlas (7/8), ketika sebuah purwarupa hadir tahun ini, angka-angka itu telah disesuaikan dengan jangkauan 815 km dari baterai 820 kWh yang sangat besar dan kecepatan jelajah 407 km/jam dari ketiga baling-balingnya.

Pada bulan lalu, desain produksi diubah lagi, membuang pengaturan V-tail dan puas dengan dua baling-baling di belakang. Jangkauan dan kecepatan tetap sama, dan konfigurasi inilah yang tampaknya menuji DHL untuk varian eCargo.

Pesawat ini akan menampung satu pilot dan mampu mengangkut hingga 1.200 kg kargo. Diharapkan baterai akan mendapatkan pengisian cepat saat paket sedang dimuat dan dibongkar, dimana membutuhkan 30 menit pengisian untuk setiap 1 jam penerbangan.

Pesanan pertama dari DHL Express diharapkan akan dikirimkan pada 2024, dengan perusahaan mengungkapkan mereka berencana untuk mendirikan “jaringan ekspress listrik yang tak tertandingi”.

Melihat lebih jauh dari pengumuman ini, DHL Group menargetkan operasi tanpa emisi pada 2050, dan berencana untuk menyuntikan 7 miliar euro (Rp119 triliun) ke dalam upaya keberlanjutannya pada 2030. Dana tersebut digunakan untuk elektrifikasi kendaraan pengisian jarak jauh. Ini membuat tetap netral iklim, dan menggunakan bahan bakar penerbangan yang berkelanjutan.

Share
×
img
×
tekid
back to top