sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id realme
Senin, 04 Jul 2022 13:05 WIB

CATL punya baterai dengan jarak tempuh 1.000 km lebih

Pembuat baterai mobil listrik terbesar di dunia mengumumkan baterai baru dengan jangkauan 1.000+ km dan pengisian sangat cepat.

CATL punya baterai dengan jarak tempuh 1.000 km lebih

Produsen baterai terbesar di dunia, CATL, telah mengumumkan bahwa mereka akan mulai memproduksi baterai mobil listrik baru dengan jarak tempuh 1.000+ kilometer. Baterai kendaraan listrik ini akan masuk produksi pada tahun 2023 dan diberi nama ‘The Qilin’.

The Qilin dianggap 50% lebih efisien daripada baterai yang saat ini digunakan di Tesla Model S. Dibandingkan dengan jarak tempuh 1.000+ dari The Qilin, mobil listrik jarak jauh Tesla Model S hanya menawarkan jangkauan 650 km.

Di Amerika Serikat, mobil listrik jarak jauh yang tersedia adalah Lucid Air seharga USD169.000 (Rp2,5 miliar). Lucid Air adalah startup yang berbasis di California dan menawarkan mobil listrik yang dapat menempuh jarak hingga 837 km dalam sekali pengisian daya.

Baterai The Qilin mengemas banyak energi ke dalam ruang kecil, menurut CATL, produsen baterai kendaraan listrik terbesar di dunia dan pemasok Tesla. Dilansir dari Gizmochina (4/7), hal tersebut dimungkinkan karena terobosan dalam kimia baterai dan pengemasan.

CATL mengklaim bahwa baterai jenis baru buatanya memiliki kepadatan energi 255 watt-jam per kilogram. Ini artinya baterai ini akan 13% lebih kuat daripada konfigurasi Tesla yang baru-baru ini mulai digunakan untuk SUV Model Y mereka, yaitu baterai 4680.

Selain itu, CATL juga mengklaim bahwa The Qilin dapat mengisi daya dari 10% hingga 80% dalam waktu 10 menit, menjadikannya opsi dengan kecepatan yang berbeda dari apapun yang ditawarkan di pasar. Namun, statistik sebenarnya hanya akan ditentukan ketika baterai diluncurkan di pasar dan digunakan dalam kendaraan listrik.

Belum ada kata resmi mengenai produsen mobil listrik AS mana yang akan tertarik untuk menerapkan The Qilin ke dalam kendaraannya. Sementara itu, Bloomberg melaporkan bahwa dua produsen mobil listrik Tiongkok, Hozon dan Li Auto, sejauh ini berkomitmen untuk menggunakan baterai The Qilin dalam model mendatang.

Share
×
tekid
back to top