Astronot berhasil ungkap salah satu misteri luar angkasa

Astronom baru saja berhasil megungkap misteri di balik meledaknya sistem Eta Carinae yang menarik perhatian selama lebih beberapa dekade

Astronot berhasil ungkap salah satu misteri luar angkasa

Sistem Eta Carinae telah menarik perhatian para astronom selama beberapa dekade. Dilansir dari ExtremeTech (13/8), saat ini kemungkinan para astronom selangkah lebih dekat untuk memahaminya. Eta Carinae terdiri dari setidaknya dua bintang dengan pencahayaan gabungan lebih dari 5 juta kali dari matahari. Antara tahun 1837 dan tahun 1858, letusan besar-besaran dari Eta Carinae menjadikannya salah satu objek paling terang di langit. Sebuah tim astronom internasional menemukan apa yang menyebabkan letusan, yaitu transfer massa antar bintang yang hampir tak terduga.

Hipotesis Eta Carinae baru dipelajari dalam studi yang dipimpin oleh Nathan Smith dari Steward Observatory di University of Arizona. Pada mulanya, Smith dan timnya menggambarkan bagaimana cahaya dari peristiwa sejauh sekitar 7.500 tahun cahaya baru saja mencapai Bumi. Setelah memantul debu antar bintang, cahaya tersebut tiba di Bumi sehingga memungkinkan para astronom untuk melacak kecerahan Eta Carinae Ejecta dari letusan. Ejecta tersebut akan menjadi Homunculus Nebula.

Biasanya, bintang yang bersinar secara tiba-tiba adalah tanda supernova, tetapi Eta Carinae masih ada. Tim tersebut memang menemukan bahwa Ejecta mengalir keluar lebih cepat dibandingkan dengan supernova, yaitu sekitar 32 juta km per jam. Mereka juga menemukan bahwa Eta Carinae memiliki lonjakan cahaya yang lebih kecil pada tahun 1845 dan mulai reda tahun 1858.

Berdasarkan data tersebut, tim mengembangkan hipotesa untuk letusan Eta Carinae dan menerbitkan makalah kedua. Pada titik tertentu sebelum letusan, satu bintang mencapai akhir siklus hidupnya dan berkembang terlalu dekat dengan pendampingnya. Bintang pendamping itu menghisap begitu banyak bahan bintang yang tumbuh hingga lebih dari 100 kali massa matahari. Bintang lain ditinggalkan dengan hanya 30 massa helium super panas dan melayang lebih jauh dari pendampingnya. Beberapa material bisa saja keluar dari Eta Carinae selama pemindahan massal ini, tetapi kejadian utamanya masih di masa mendatang.

Serangkaian kejadian tersebut tidak menjelaskan segalanya tentang sistem bintang yang tidak biasa, tetapi ini menghadirkan penjelasan yang masuk akal tentang bagaimana Eta Carinae menghasilkan ledakan besar tanpa supernova.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: