Anjing robot bisa bergerak natural berkat algoritma dan sensor

Teknologi ini menggunakan kombinasi encoder untuk membaca posisi sendi dan unit pengukuran inersia yang berguna untuk mengukur orientasi tubuh sejajar terhadap tanah.

Anjing robot bisa bergerak natural berkat algoritma dan sensor Peter Means/Virginia Tech via Engadget

Ada banyak robot anjing yang sudah diproduksi, robot berkaki empat ini sudah dapat bergerak secara efisien, tetapi belum terlihat alami seperti sesungguhnya. Untungnya peneliti asal Virginia Tech dapat melakukan pergerakan robot tersebut dengan lebih baik. Mereka diinformasikan berhasil mengembangkan kombinasi algoritma dan sensor yang membantu robot bergerak dengan lebih mirip hewan aslinya.

Dilansir dari Endagget (29/9), fauna berkaki empat tersebut mengontrol keseimbangannya yang sebagaian besar berasal dari neuron osilasi di sumsum tulang belakang, dan sistem yang baru saja dikembangkan juga dapat melakukannya.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Mobil otonom Toyota hadir untuk antar para atlet Olimpiade 2020

Robot vakum Samsung bisa deteksi material lantai secara otomatis

Toyota gunakan VR untuk melatih robot asisten rumah tangga


Teknologi ini menggunakan kombinasi encoder untuk membaca posisi relatif sendi, dan unit pengukuran inersia yang berguna untuk mengukur orientasi tubuh apakah sejajar terhadap tanah. Hasilnya adalah seekor anjing mekanik yang bisa berjalan, berlari, melompat-lompat dan memiliki kecepatan yang sama.

Kamera dan Lidar juga hadir untuk membantu robot menghindari tabrakan. Setidaknya ini tidak memerlukan perubahan dramatis pada robot itu sendiri. Unit pengujian berasal dari robot ciptaan Ghost Robotics yang ditambah serangkaian sensor untuk menguji algoritma baru tersebut.

Pekerjaan awalnya telah terbukti berhasil, tetapi ada banyak pekerjaan tersisa sebelum masyarakat bisa melihat robot di luar labolatorium. Asisten profesor dan peneliti utama Kavel Hamed juga menekankan bahwa pengembangan ini bukan hanya mengenai membuat algoritma lebih efektif, mereka juga harus benar-benar “terinspirasi dari makhluk hidup”. Kerena itu, mungkin perlu beberapa saat sebelum ada robot kesayangan yang bergerak semulus aslinya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: