Anak perusahaan GM uji coba mobil otonom di jalanan semrawut

Mobil dari Cruise mengandalkan kamera, radar dan LIDAR untuk mendeteksi apa yang ada di sekitarnya. Machine learning di dalam mobil juga berfungsi untuk menyimpulkan sebuah informasi.

Anak perusahaan GM uji coba mobil otonom di jalanan semrawut

Bagi mobil otonom, mendeteksi rute yang akan dipilih hanyalah hal biasa. Mobil dapat diprogram untuk mengetahui marka jalan, rambu lalu lintas dan batas kecepatan. Tetapi akan jauh lebih sulit untuk memperhitungkan ketidakpastian pengemudi manusia.

Dilansir dari Digital Trends (28/6), divisi teknologi otonom General Motors, Cruise, mengajarkan purwarupa mobil otonom cara bernavigasi di sekitar jalanan yang tidak teratur.


BACA JUGA

Mobil listrik VW akan dukung perintah suara

Komponen mobil otonom semakin murah

Toyota dan Denso bermitra demi chip mutakhir mobil otonom


Sebelum mulai berjalan, mobil otonom perlu mengetahui apakah kendaraan di depannya diparkir di sebelah mobil lain di pinggir jalan, atau disebut dengan parkir berlapis. Agar dapat melakukan ini, mobil dapat menggunakan “tanda kontekstual”, seperti penampilan lampu bahaya, atau jumlah waktu kendaraan diam.

Purwarupa ini juga dapat mengenali jika kendaraan di depan adalah tipe yang cenderung sering melakukan parkir berlapis, seperti truk pengiriman. Mobil dari Cruise mengandalkan kamera, radar dan LIDAR untuk mendeteksi apa yang ada di sekitarnya. Machine learning di dalam mobil juga berguna untuk menyimpulkan sebuah informasi.

Selain dapat melihat mobil parkir berlapis di depannya, purwarupa mobil otonom ini mengandalkan algoritma untuk mempertimbangkan segala sesuatu mulai dari tindakan potensial dari pengguna jalan lain. Cruise menggunakan “kontrol prediktif model” untuk mencoba memetakan bagaimana situasi di sekitar mobil dapat berubah, dan bagaimana mobil diharapkan bereaksi terhadap perintah yang diberikan.

Cruise melakukan sebagian besar pengujian di San Francisco, dimana lingkungannya lebih menantang daripada lokasi pengujian populer lain. Pengujian ini memaparkan mobil uji Cruise ke skenario yang lebih sulit, memberi para insinyur lebih banyak peluang untuk meningkatkan teknologi mengemudi otonom. GM berharap untuk menempatkan kendaraan otonom berbasis teknologi ini dalam beberapa tahun mendatang.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: