AI bantu para guru meningkatkan proses pembelajaran

Peneliti dari Dartmouth College telah menghasilkan algoritma machine learning yang mengukur aktivitas otak.

AI bantu para guru meningkatkan proses pembelajaran Source: Pexels

Ada pepatah mengatakan “guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.” Tetapi mereka tidak selalu tahu seberapa baik metode yang mereka sendiri terapkan. Dilansir dari Engadget (23/6), kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kemungkinan dapat menanggulangi hal tersebut. Peneliti dari Dartmouth College telah menghasilkan algoritma machine learning yang mengukur aktivitas otak agar dapat menentukan seberapa baik memahami konsep yang diberikan.

Tim peneliti meminta pemula dan mahasiswa teknik menengah mengambil tes standar serta menjawab pertanyaan tentang gambar, sambil duduk di pemindai Functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI). Setelah itu, mereka memiliki algoritma yang menghasilkan “skor taraf” yang dapat memprediksi performa siswa. Semakin bagian-bagian tertentu dari otak menyala, semakin mudah untuk mengetahui apakah seorang siswa memahami konsep yang sedang dimainkan.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

RiskCardio bisa menebak lama hidup penderita sakit jantung

McDonald’s akan layani pelanggan lewat teknologi AI

Peneliti ciptakan AI untuk teknologi pengenalan wajah simpanse


Tentunya, setiap orang tidak akan menjalani pemindaian otak di dalam kelas pelajaran. Selain itu, penelitian soal metode ini masih terbatas. Pertama, Dathmouth berfokus pada pembelajaran STEM – belum jelas apakah otak akan bereaksi dengan cara yang sama di kelas sastra.

Skor taraf juga berlaku hanya untuk demonstrasi pengetahuan yang sempit. Namun, ini bisa membantu guru memperbaiki kelas mereka dengan mengidentifikasi teknik yang beresonansi dengan sebagian besar siswa sebelum guru memberikan ujian.. Dengan demikian sekolah pada akhirnya jauh lebih menarik.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: